Jumat, 07 Juni 2019

Tips Agar Anak Tumbuh Sehat dan Bahagia - Versi Dokter dan Psikolog #GrowHappy

Assalamu’alaikum...

Beberapa hari lalu, aku bersama ibu-ibu blogger Indonesian Hijab Blogger ikut ngabuburit seru dan berfaedah di acara Nestlè LACTOGROW Grow Happy. Kuakui acara ini asyik banget karena kami dapat 'nutrisi otak' berupa materi kesehatan dan psikologi yang penting untuk mendukung anak tumbuh bahagia, sesuai dengan kampanye Grow Happy.


Apaan sih Grow Happy?

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya bertumbuh kembang dengan optimal. Menurut Pramudita Sarastri, Brand Executive dari LACTOGROW, hal ini bisa dicapai dengan memberikan asupan makanan bergizi seimbang dan pola asuh yang memungkinkan anak mencapai kematangan emosi, sehingga menjadi manusia yang sehat secara jasmani dan rohani.

Anak kita bisa aja ketawa-ketawa saat nonton video lucu, atau kelihatan gembira waktu dapat mainan baru. Tapi apa mereka benar-benar bahagia? Haruskah anak-anak dibelikan mainan, atau apa harus diajak jalan-jalan ke luar negeri baru bisa bahagia?

Apa makna bahagia buat kamu?

Bahagia itu harusnya sederhana ya. Dengan kebiasaan-kebiasaan sehari-hari bersama kedua orangtuanya, membuat anak merasa disayangi dan kelak menjadi manusia berdaya. Sesimpel, ketika mau tidur, kakak Zaki minta dibacakan cerita dan dipeluk ibu sehingga merasa nyaman. Sesederhana rutinitas jalan-jalan ke taman naik sepeda yang mampu membuatnya tersenyum ceria… Semoga kenangan manis sama ibu bisa dibawa hingga masa tua ya nak.

Orang tua berperan sangat penting dalam memberikan pola asuh untuk membantu anak mematangkan emosinya. Mengajari anak berperilaku positif seperti menghormati orang lain, selalu berterima kasih untuk bantuan yang diterima, bersikap toleran terhadap orang lain, hal-hal ini dapat membantu anak memiliki kepribadian baik, optimis, tinggi empatinya dan lebih bahagia.

#GrowHappy Versi Dokter:
Pencernaan Sehat untuk anak Bahagia dan Pintar oleh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK.

Anak yang happy, pasti terlihat sangat passionate terhadap hal-hal yang disukainya. Menurut Dr. dr. Ray W. Basrowi, MKK, anak yang passionate itu penting karena tumbuh kembangnya akan lebih baik, dan bisa jadi parameter sehat/tidaknya si kecil. Nah, passionate atau enggak, ternyata ditentukan di 1000 hari pertama kehidupan alias Golden Period, sejak sperma bertemu dengan sel telur!

Langsung mikir deh, di usia 3 tahunnya saat ini, si Zaki passionate terhadap apa yaaa, hahaha.


Ternyata 85% perkembangan otak manusia hingga dewasa itu ditentukan saat Golden Period. Setelah itu, sisanya 15%, adalah catch up growth di usia toddler hingga umur 20 tahun. Kebayang dong pentingnya harus jaga nutrisi anak dan stimulasi otaknya dengan hal-hal positif dari ia bayi. Beginilah tugas orang tua yaaa, tanggungjawabnya besar!

Lalu apa yang harus dikejar menurut pak dokter? Pondasinya ada di sistem pencernaan. Kesehatan saluran cerna penting bagi tumbuh kembang anak. Semua zat gizi dari ujung rambut sampai ujung kaki, masuknya lewat sistem pencernaan kan. Dan tahukah kamu, otak dan usus itu awalnya dari 1 sel lho, kemudian membelah hingga jadilah organ yang berbeda. Tapi mereka tetap memiliki koneksi.

Contohnya sewaktu sekolah, kita mau ujian Fisika. Seketika perut mulas. Padahal nggak ada masalah apa-apa. Ini bukti kalau otak mengirim sinyal ke organ tubuh atas stress yang dialami.

Kalo anak kecil yang stress atau pencernaannya terganggu, apa kabar? Mereka kan belum bisa mengkomunikasikannya dengan baik. Hormon-hormon stress akan menghambat kebahagiaan, membuat sistem saraf pusat makin nggak bisa bekerja dengan baik. Imbasnya, anak akan berhenti bermain, malas makan, dan memperlambat tumbuh kembangnya.

Tuh kan, health dan happiness ternyata saling berkaitan.

Dengan kondisi usus anak yang belum sempurna, pak dokter Ray menegaskan, dibutuhkan pemberian probiotik. Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang diatur dalam jumlah memadai, memberi manfaat kesehatan pada tempat hidupnya. Probiotik yang sudah teruji keamanannya, dan mampu berkompetisi dengan mikroorganisme patogenik, adalah Lactobacillus reuteri. Jangan sembarangan bakteri ya. Format terbaik pemberian probiotik adalah dalam bentuk makanan, contohnya makanan fermentasi seperti yogurt, tempe, atau susu pertumbuhan yang sudah mengandung probiotik.


Apa saja sih manfaat probiotik? Probiotik mempersingkat durasi diare akut, membantu mengatasi konstipasi, dan menghasilkan vitamin B12. Probiotik membantu penyerapan nutrisi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Probiotik juga dapat mengubah suasana hati menjadi lebih baik lho! Karena berdasarkan penelitian, probiotik menurunkan pelepasan kortisol karena stress, menurunkan kecemasan dan perilaku depresi.

Anak yang sehat dan bahagia, tentu bisa belajar dengan lebih baik!

Anyway, WHO merekomendasikan pemberian ASI Ekslusif hingga bayi berusia 6 bulan dan lanjutkan selama mungkin. Susu pertumbuhan diformulasikan untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh anak diatas usia 1 tahun dan tidak diberikan untuk bayi. Baca label sebelum membeli ya!

#GrowHappy Versi Psikolog: Raising Grow Happy Kids oleh Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, Psikolog

“Seorang anak yang dicintai dan memiliki pola asuh yang baik sejak dini, akan memiliki hippocampus 10% lebih besar. Yaitu bagian otak yang penting untuk proses belajar, memori, respon terhadap stress. Secara umum dapat diasumsikan bahwa masa kecil yang dipenuhi cinta ibu adalah masa kecil yang bahagia.” – Joan L. Luby (2012) Professor Child Psychiatry –

Whoa. Langsung terbuka mataku begitu dengar statement ini. Begitu pentingnya anak tumbuh bahagia, karena ia akan punya potensi jadi lebih cerdas dan sukses di masa depannya! Pasti ibu-ibu kan ingin otak anaknya berkembang maksimal dong.
Salah satu hal yang kita bawa dari masa kecil untuk kebahagiaan di masa depan adalah kasih sayang atau hubungan dengan orang dewasa terdekat – terutama orangtua. 

Cara paling mudah menunjukkan kasih sayang adalah dengan sentuhan. Menyentuh anak akan mengaktifkan hormon oxytocin dan serotonin, sehingga anak merasa lebih rileks, lebih dekat dengan ibunya, dan merasa diterima apa adanya.

Ternyata kebahagiaan di masa kanak-kanak berpengaruh positif terhadap:
• Proses belajar
• Self esteem
• Social Skill
• Dan yang paling penting karakter saat anak beranjak dewasa

Bu psikolog Vera menyampaikan beberapa tips agar anak tumbuh bahagia.

1. Memberikan makanan bergizi seimbang
Poin ini pasti ibu-ibu sudah paham ya, dalam masa pertumbuhan, penting banget anak makan makanan bergizi. Di presentasi sebelumnya juga sudah disampaikan oleh Dr. Ray untuk menambahkan probiotik untuk kesehatan usus anak.

Psikolog Vera menambahkan, rutinitas sangat dibutuhkan anak. Jadwal makan yang teratur membantunya paham kapan harus makan, sehingga ia lebih tenang dan metabolismenya lebih lancar.

2. Mendampingi anak saat bermain dan eksplorasi
Keterlibatan orang tua sangat dibutuhkan pada usia dini. Jangan sampai anak hanya diberikan mainan atau gadget, lalu dibiarkan main sendiri tanpa ada interaksi dengan orang tua. Paling asik sih ajak anak main ke luar, sehingga ia bisa bereksplorasi dan memahami bagaimana dunia bekerja.
 
3. Mengekspresikan emosi positif
Rasa syukur bisa membuat kita merasa lebih bahagia dalam segala kondisi. Jadi pastikan kita mengajarkan si kecil untuk selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan yaaa moms! Membiasakan anak untuk selalu bersyukur dapat membuatnya lebih bahagia dalam jangka panjang.

Selain rasa syukur, anak juga perlu diajarkan empati dan optimisme. Lalu bagaimana dengan emosi seperti sedih atau marah? Nah, penting bagi anak untuk belajar mengetahui emosinya. Jadi misalnya ia marah-marah karena tidak boleh dibelikan mainan, kita perlu menerima emosinya. “Kakak marah karena nggak boleh beli mainan ya? Sebel ya?” Sehingga ia merasa dipahami. Apabila emosinya sudah mereda, baru kita sampaikan bahwa kali ini kita memang tidak beli mainan karena (misalnya) anggarannya tidak ada, uangnya untuk beli makanan.

Latihan mengekspresikan emosi anak ini butuh waktu, tapi lama kelamaan ia akan tau emosinya, dan lain kali tidak perlu tantrum untuk menyampaikan emosinya pada kita.

4. Memastikan anak tidur cukup
Orang dewasa aja kalau kurang tidur jadi mudah bad mood, apalagi anak-anak. Tau sendiri kan kalau sudah ngantuk, anak jadi rewel. Tidur juga penting untuk pertumbuhan anak.

5. Memberikan cinta tanpa syarat untuk anak
Penting banget lho untuk “merasa diterima” dengan menyayanginya tanpa syarat. Anak yang merasa tidak diterima, akan sulit untuk bahagia. Coba misalnya di masa kecil kita, kita dimarahi ketika dapat nilai kurang bagus, rasanya seperti tidak diterima, dan hingga besar kita akan mengejar nilai untuk kebahagiaan. Ya nggak?

6. Menjadi pendengar yang baik dan antusias bagi anak
Kadang kalau anak cerita sesuatu, kita keburu ingin berkomentar atau memberi nasihat. Tapi itu salah lho, ibu-ibuuuu… Memancing-mancing pertanyaan agar anak mau cerita juga kadang kurang tepat. Bayangin aja anak baru capek pulang sekolah, kita tanya-tanyain, “Tadi ulangannya gimana? Ada peer nggak? Lho kenapa tadi bekalnya nggak dihabiskan??” dan seterusnya… Bisa jadi lama-lama anak akan malas bercerita ke kita.

Jadi pendengar yang baik itu… ya pakai telinga, bukan pakai mulut :D Boleh memancing cerita dengan kita yang bercerita terlebih dahulu. Nanti setelah anak yang cerita, kita dengarkan, dan jangan dipotong. Berikan komentar yang memahami perasaan dan isi ceritanya.


Setelah selesai semua materi, peserta berkelompok untuk membuat replika makanan sehat dari Play Doh. Wah ini seru banget! Ibu-ibu langsung heboh bebikinan daging, ikan dory, kentang, wortel, brokoli, dll. dari dough mainan. Ide main seperti ini seru juga untuk dilakukan di rumah bersama anak, mengenalkan apa saja sih makanan sehat yang harus kita makan.

Terima kasih ya Indonesian Hijab Blogger dan Nestlè LACTOGROW sudah mengundang kami di acara seru dan berfaedah kali ini ❤ Ilmunya sangat bermanfaat buat anak #GrowHappy.

PS: Acara ini menginspirasiku bermain bebikinan makanan sehat dengan kakak Zaki di rumah. Happy banget ya mainan play dough :D


Buibu ada tips-tips #GrowHappy juga kah? Share yuuukkk….

2 komentar:

  1. IHB kalo ngadain event selalu berfaedah yak. Bersyukur banget bisa kenal IHB. Silaturahmi makin panjang. Berkah terus ya 🤩

    Kakak Zaki seru amat main playdohnya.

    BalasHapus
  2. Ih senengnya Mbak, kadang aku tu pengen konsultasi sama psikolog anak loh. Pengen nanya-nanya banyak hal. Thanks untuk sharingnya ya Mbak, setidaknya ada beberapa keingintahuanku yang terpenuhi. :love

    BalasHapus

Would love to hear your thoughts ;)