Kamis, 09 Mei 2019

Yakin Aman di Perjalanan? #UninstallKhawatir Dengan GOJEK!

Assalamu’alaikum…
Suatu hari di tahun 2017, aku menebeng mobil teman untuk pulang dari sebuah event blogger di kawasan Jakarta Selatan. Jumat sore, jalanan sangat macet. Padahal malam harinya aku ada janji makan malam bersama keluarga mertua di Jakarta Utara. Pasti nggak kekejar. Rasa bersalah membuncah karena bayangan nggak bisa menepati janji dan terlambat pulang menemui anakku baby Z yang saat itu masih menyusu.
Masa sekalinya ibu rumah tangga ini ada kerjaan keluar, sudah bikin kecewa? Akhirnya di tengah jalanan padat aku ijin pada teman, akan turun di pinggir jalan dan mencari ojek online demi bisa menembus kemacetan.

Sekarang makin mudah untuk share live location ke keluarga dengan fitur terbaru GOJEK!
(Pak ojek sudah memberi ijin untuk foto. Terimakasih ya pak!)
Seperti biasa, tiap mau naik kendaraan umum seperti taxi atau ojek online, aku diminta pak suami meng-capture atau minimal mengetik nomor polisi kendaraan yang membawaku. Memang bukan sekali dua kali kita dengar ada aja berita tindak kejahatan di jalan. Membagikan data kendaraan bisa jadi langkah preventif kalau ada kejadian tertentu dalam perjalanan, entah barang ketinggalan, atau (jangan sampai) terjadi kecelakaan.
Capture, kirim ke suami. Sent. Sisa baterai HP 1%.
Naik motor, hujan deras basah kuyup, gelap menjelang magrib, batere HP mati pula. Wah seperti drama. Alhamdulillah pukul 18.30 aku tiba di rumah, di saat suami sudah mau berangkat ke acara makan malam sendirian karena istrinya nggak jelas di mana karena HP non aktif.
Kalau diingat-ingat, saat itu deg-degan banget. Takut dicariin. Padahal yang di rumah nggak papa, dan akunya juga baik-baik aja di motor meski kehujanan. Tapi memang jaman sekarang nih rasanya kita butuh selalu kasih kabar ya, kapan pun di mana pun.
Kabar baiknya, sekarang ada fitur keamanan terbaru dari GOJEK, yang bisa bikin aku dan keluarga #UninstallKhawatir. Apa aja tuh? Aku juga jadi penasaran.

Cek fiturnya di logo ini ya ketika melakukan trip dengan GOJEK :) Aku udah cobain Bagikan Perjalanan nih...

Tombol Darurat

GOJEK telah menyediakan fitur “Tombol Darurat” yang bisa digunakan untuk keadaan atau situasi darurat sehingga pengguna dapat merasakan keamanan. Tombol tersebut akan terhubung pada Unit Darurat GOJEK yang siap melayani 24 jam apabila terjadi kondisi terburuk seperti kecelakaan atau tindak kriminal saat di perjalanan. Fitur bantuan darurat sudah tersedia untuk layanan GO-CAR di seluruh Indonesia. Semoga bisa segera diakses di GO-RIDE juga ya…


Mudah-mudahan saja fitur ini berguna sebagai tindakan preventif saja ya sehingga kita semua tidak perlu menggunakannya karena perjalanan berjalan dengan aman.

Bagikan Perjalanan

Ini dia yang paling kutunggu. “Bagikan Perjalanan” adalah fitur yang memungkinkan pengguna GOJEK membagikan tautan kepada keluarga atau kerabat melalui Whatsapp, LINE, SMS, atau aplikasi lainnya. Tautan berisi informasi berupa titik pick up dan drop off, informasi pengendara secara detail (nama, nomor & jenis kendaraan dan nomor pemesanan), hingga live location untuk menunjukkan lokasi kita sekarang.





Dengan fitur ini, pengguna dapat merasakan keamanan karena perjalanannya ikut dipantau oleh orang-orang terdekatnya. Asik juga ya, kalau ada fitur ini, nggak perlu sedikit-sedikit kasih kabar sudah sampai dimana. Fitur ini sudah berlaku di seluruh di Indonesia baik untuk GO-CAR dan GO-RIDE.

Driver Jempolan

GOJEK berkomitmen mempersiapkan para driver dengan proses rekrutmen yang ketat serta menyediakan modul pelatihan untuk setiap driver. Pelatihan ini berisi informasi mengenai cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kondisi kendaraan, patuh pada peraturan lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan yang baik.
Selain itu, GOJEK juga bekerja sama dengan Rifat Drive Labs (RDL GOJEK) dalam penyelenggaraan pelatihan bagi para driver. Program ini diinisiasi oleh Duta Keselamatan Berkendara, Rifat Sungkar. Lebih dari 300 ribu mitra driver GOJEK sudah bergabung dalam program ini dan sampai sekarang masih berjalan setiap bulannya diikuti sekitar 10 ribu driver.
RDL GOJEK ini memberikan edukasi mengenai: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre trip inspection, juga sesi praktek.
GOJEK juga membuat program edukasi #TrikNgetrip, untuk menyampaikan pesan kepada para mitra driver agar memberikan pelayanan terbaik dan tips-tips dalam perjalanan aman dan nyaman. Udah cek videonya belum di IG atau youtube?
Serangkaian workshop bernama Bengkel Belajar Mitra juga diselenggarakan rutin di berbagai kota di Indonesia dengan menggandeng para profesional, untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan layanan dan mengasah pengetahuan di bidang lainnya.
Untuk para mitra driver yang telah memberikan pelayanan prima dan memiliki kontribusi lebih di masyarakat, GOJEK turut mengapresiasi dengan memberikan sebuah penghargaan, bernama Driver Jempolan. Penghargaan ini diberikan GOJEK, berupa pin yang disematkan pada jaket mitra driver, untuk memotivasi mereka agar selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Kita sebagai pengguna GOJEK, jangan lupa kasih bintang 5 ya kalau sudah merasa terbantu dengan jasa driver :)

Asuransi GO-RIDE

Asuransi GO-RIDE memastikan penumpang GO-RIDE telah terlindungi dalam perjalanannya. Asuransi ini otomatis aktif, berlaku se-Indonesia, dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan. Jika terjadi kecelakaan atau terjadi pencurian saat di perjalanan, maka penumpang bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini. GOJEK bekerja sama dengan platform asuransi digital, dan fitur ini sudah berlaku di seluruh area di Indonesia untuk layanan GO-RIDE.


Jujur aja, semenjak ada GOJEK beberapa tahun lalu, banyak banget manfaat yang udah aku rasakan. Nggak kehitung. Mulai dari mudahnya bepergian dengan GO-RIDE dan GO-CAR, gampangnya pesan makanan lewat GO-FOOD, dibantuin beresin rumah sama GO-CLEAN, dibantuin nge-charge aki sama GO-AUTO pas mobil suami mogok di pom bensin, sampe dibeliin obat diare tengah malam lewat GO-MART.
Alhamdulillah sekarang makin bisa #UninstallKhawatir karena perjalanan dengan GOJEK makin aman dan nyaman. Bangga banget dengan produk anak bangsa ini karena sangat berjasa menghubungkan kebutuhan masyarakat dan memberi peluang bagi para driver-nya.
Jangan lupa update aplikasi GOJEK ke versi terbaru yaaa, karena fitur Bagikan Perjalanan dan Tombol Darurat baru bisa diakses setelah app version-nya di-update. Udah waktunya pake GOJEK!

Selasa, 07 Mei 2019

Operasi Lasik Mata Untuk Penglihatan Lebih Jernih

Assalamu'alaikum!

Orang bilang, mata itu jendela dunia. Tapi karena faktor keturunan atau pengaruh lingkungan, mata yang sehat bisa berisiko rabun - pandangan terlihat kabur pada jarak tertentu. Kebiasaan yang salah saat membaca, menonton TV, juga menggunakan komputer makin memperparah keadaan.

Bapake, berkacamata sejak SD. Liburan pun tetap harus bawa kacamata cadangan...

Penderita mata minus atau rabun dekat pasti sangat merasa ketergantungan pada kacamata atau lensa kontaknya. Seperti suamiku yang matanya minus (miopia atau rabun jauh), tiap pagi sering bingung mencari kacamatanya ada dimana - biasanya sih terjatuh di bawah kasur atau di balik bantal. Lalu tiap bepergian, dia harus membawa kacamata cadangan. Hal itu untuk berjaga-jaga kalau ada kondisi darurat kacamatanya pecah atau hilang. Nggak lucu 'kan kalau dalam perjalanan penglihatannya terganggu. Kacamata renang pun dia harus membeli yang khusus untuk mata minus.

Karena kecintaannya pada dunia aviasi dan pesawat terbang, pak suami sebetulnya menyimpan impian dalam hati: ingin sekolah pilot. Tapi, bagaimana dengan penglihatannya yang kurang sempurna akibat miopia? Tentu tidak bisa sekolah penerbangan.

Memang ada beberapa profesi yang mengharuskan penglihatan sehat tanpa kacamata. Beberapa di antaranya adalah pilot, tentara, dan petugas pemadam kebakaran. Rata-rata merupakan profesi yang membutuhkan kecekatan dalam keadaan darurat. Bagaimana kalau sudah terlanjur pakai kacamata, tapi punya cita-cita profesi tersebut?

Untungnya seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran, sudah ada solusi untuk memperbaiki kelainan mata seperti mata minus, rabun dekat, dan mata silinder. Nama prosedurnya adalah LASIK. Nah, aku sudah cari info lebih lanjut mengenai LASIK dari Klinik Mata Nusantara (KMN EyeCare)

Apa itu Operasi LASIK

LASIK, yakni Laser Assisted In-Situ Keratomileusis, adalah tindakan medis yang menghasilkan penglihatan yang lebih baik bagi para pasien. Tindakan ini memanfaatkan laser untuk membentuk kembali kornea, yaitu bagian jernih dan bulat di bagian depan mata.

LASIK dapat memperbaiki kelainan refraksi misalnya: mata minus (miopia), rabun dekat/mata plus (hipermetropia), atau mata silinder (astigmatisme) dengan mengubah ketebalan dan kelengkungan kornea. LASIK adalah prosedur permanen yang dapat menghilangkan ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak.

LASIK konvensional masih menggunakan pisau mekanis, namun LASIK di KMN EyeCare tidak menggunakan pisau sama sekali, dan hanya menggunakan laser. Hasilnya tentu jauh lebih baik, lebih presisi dan akurat dibandingkan dengan LASIK konvensional.

Apakah prosedur LASIK menyakitkan? 

Berdasarkan testimonial pasien KMN EyeCare, tidak pernah ada keluhan yang mengatakan bahwa prosedur LASIK menyakitkan. Sebelum tindakan, pasien akan diberikan bius topikal berbentuk obat tetes mata, bukan suntikan. Pasien akan tetap sadar selama operasi berlangsung.

Apakah semua orang boleh melakukan LASIK? 

Beberapa pemeriksaan dilakukan sebelum tindakan LASIK, dan apabila ternyata pasien bukan kandidat LASIK, maka dokter mata tidak akan melanjutkan rencana tersebut. Ayo cek persyaratan pribadi berikut ini:
- usia 18 tahun atau lebih, 
- memiliki mata yang sehat, 
- penglihatan stabil, 
- tidak sedang hamil atau menyusui, 
- tidak menderita diabetes, 
- tidak menggunakan softlens selama 2 minggu sebelum operasi, 
- tidak menggunakan hardlens selama 3 minggu sebelum operasi. 

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tindakan LASIK? 

Apabila semua berjalan sesuai rencana, maka operasi LASIK di KMN EyeCare hanya memakan waktu 20 menit mulai dari masuk hingga meninggalkan ruang operasi. Wah cepat juga ya!




Pasti banyak yang bertanya-tanya, kalau sudah operasi LASIK, apa bisa langsung beraktivitas? Ternyata justru pasien disarankan segera kembali melakukan aktivitas agar mata bisa beradaptasi dengan penglihatan yang baru. Tapi, ada beberapa hal yang harus dihindari misalnya debu, menggosok mata, olah raga ekstrem, dan menggunakan make-up. Debu atau air yang masuk ke mata dapat menyebabkan kita refleks menggosok mata, yang akibatnya dapat mengubah posisi flap dan mengganggu proses penyembuhan.

Berapa lama proses penyembuhan LASIK?

Umumnya ada beberapa efek pasca operasi, namun berbeda-beda juga pada tiap pasien: 
- 2-3 jam setelah prosedur, penglihatan agak berkabut dan ada rasa tidak nyaman; 
- 24 jam setelah prosedur, ketajaman penglihatan akan meningkat, tapi masih ada efek "lingkaran cahaya"; 
- setelah satu minggu, ketajaman penglihatan terus meningkat namun masih belum stabil; 
- setelah dua minggu dan seterusnya, pasien sudah dapat menikmati ketajaman penglihatan yang tinggi.

Biaya Operasi Lasik

Harga operasi mata, murah atau mahal tentu saja relatif. Kalau memang jangka panjangnya kehidupan akan lebih baik tanpa kacamata, go for it. Nabung dulu, anggaplah investasi. Ternyata, di Singapura, kisaran harga LASIK bisa mencapai Rp 50 juta. Belum lagi biaya penginapan, penerbangan, dan sebagainya. LASIK lebih terjangkau apabila dilakukan di Indonesia. Tinggal kita pilih rumah sakit mata yang berkualitas baik. 

Di KMN EyeCare, inilah biaya operasinya: 
Satu mata Rp 14.000.000,- 
Dua mata Rp 28.000.000,- 
Biaya pemeriksaan secara menyeluruh sekitar Rp 5.700.000,- 
Sehingga, biaya LASIK untuk dua mata kurang lebih Rp 33.700.000,-

Di periode tertentu ada promo lasik mata lho supaya lebih hemat. Kalau memang berminat, harus segera daftar karena promo hanya sampai tanggal 31 Mei 2019. Terlalu mepet? Tenang, setelah daftar, harga promonya bisa digunakan hingga 2 bulan.

Segera buat appointment ke KMN EyeCare yaaa kalau mau LASIK mata :)

Masih ragu untuk LASIK? Ada testimonial dari aktor Kevin Julio yang telah sukses operasi LASIK. Menurut Kevin Julio: "Setelah lasik, mata jadi sejernih resolusi 4k!" Awalnya, ia sering merasa tidak nyaman menggunakan kacamata dan lensa kontak, apalagi ketika beraktivitas olahraga seperti basket, renang, dan hobinya naik motor. Kevin akhirnya browsing rumah sakit mata terbaik di Jakarta lalu memutuskan untuk melakukan LASIK di KMN EyeCare. "Ternyata nggak sampai 30 menit operasinya sudah selesai. Dan setelah LASIK, penglihatan jadi jelas!" Malah sering kelupaan mau cari kacamata, padahal udah nggak butuh lagi hehehe.

Oke deh, setelah jelas info-info tentang LASIK, sekarang aku mau nawarin pak suami, siapa tau dianya berminat. Hihihi, kali aja mau mengejar impian terpendamnya untuk jadi pilot? Aamiin! 

Sumber bacaan: 
-->