Senin, 29 April 2019

Pertama Kali Pakai Menstrual Cup, Horor! Salah Ukuran??

Assalamu'alaikum pembaca perempuan!
Siapa yang sudah tau tentang menstrual cup? Atau sudah tau tapi masih ragu untuk pakai? Akhirnya bulan Maret aku memberanikan diri untuk beli menstrual cup merk Organicup, dan coba pakai di bulan April. Pengalaman pertama pakainya?? Pas masukin, lancar! Tapi pas dipakai, horor!!! Kenapa? Lanjutin baca aja yaaaa hihihihi...

Organicup size B yang kubeli. Kemasannya minimalis, aku suka!
Pertama kali aku tau tentang menstrual cup itu sekitar tahun 2000-an awal, yaitu ketika baca buku 101 cara menyelamatkan dunia (sekarang bukunya sudah nggak ada di pasaran). Jadi sebenernya, mens cup bukanlah hal yang baru. Tahun demi tahun berlalu, aku nggak tau perkembangan menstrual cup seperti apa. Sampai akhir-akhir ini gerakan minim sampah makin kencang gaungnya, lalu menstrual cup makin populer dan mulai dijual di Indonesia.

Ini unboxing-nya. Dapat 1 cup, 1 kantong penyimpanan, dan kardusnya simpel berisi petunjuk pemakaian. Note: di cup ada tangkainya, tapi sudah kupotong habis.


Pada dasarnya, menstrual cup itu adalah cup silikon dengan standar keamanan yang sudah teruji medis, dimasukkan ke dalam vagina, untuk menampung darah mens. Sounds scary? Bagi kita yang terbiasa menggunakan pembalut sekali pakai, ide untuk memasukkan benda asing ke dalam organ vital mungkin terdengar menyeramkan. Tapi toh di luar negeri sana, perempuan juga sudah terbiasa menggunakan tampon yang dimasukkan ke dalam organ intim. Dan jutaan perempuan sudah mulai beralih ke menstrual cup dengan berbagai alasan.

Alasan beralih ke menstrual cup:
  1. Ramah lingkungan. Setelah pakai menstrual cup, tentu saja udah nggak ada sampah pembalut lagi.
  2. Higienis. Karena darah mens akan terkumpul di menstrual cup, nggak bersentuhan dengan udara seperti di pembalut. Darah yang terlalu lama berkumpul di pembalut terkena udara, jadi tempat berkumpulnya bakteri dan menyebabkan bau nggak sedap.
  3. Hemat.... katanya. Coba dihitung. Menstrual cup merk Organicup Rp 400.000. Pembalut 1 siklus mens mungkin habis Rp 20.000. Berarti kalau sudah 20 kali mens (kurang dari 2 tahun), balik modal deh.
  4. Konon bisa dipakai berenang, nggak bocor darahnya.
  5. Praktis, cup bisa menampung darah hingga 12 jam, jadi cukup mengosongkan cup tiap mandi aja :D
Nah terusssss gimana pengalamanku pakai menstrual cup??? Apakah semudah yang kupikir???

Nah berhubung aku sudah 2x lahiran vaginal, maka aku pilih Organicup ukuran cup B. 

Proses Memasukkan Cup

Ada banyak cara memasukkan cup, kamu bisa lihat di videonya Organicup.

Proses memasukkannya aku coba sambil duduk di toilet. Sugesti bahwa ini mudah, akunya santai, Aku melipat cup dengan cara C-fold, lalu leppp... masukkan ke dalam vagina. Voila! Selesai! Ternyata jauh lebih mudah daripada yang diceritakan orang-orang. Namun gimana ketika dipakai?

Ketika Dipakai... Horor!

Kenapa rasanya ganjel banget ya? Dibuat bergerak terasa sakit. Sepertinya bagian stem pada Organicup menusuk organ intimku. Ya meskipun silikonnya lembut, tetap saja itu merupakan benda asing yang masuk ke organ sensitif. Rasanya ngilu. Bercak darah juga rembes, pastilah dari cup yang posisinya kurang tepat.

Coba keluarin, lalu masukin lagi. Mungkin yang tadi kurang dalam. Tetap saja ganjel. Dan lama-lama si cup turun sendiri, stem pun sampai keluar menabrak celana dalam.

Mungkin stem-nya harus dipotong! Maka kupotonglah stemnya setengah. Masukkan lagi. Tetep nabrak CD dan terasa menusuk si miss V tiap bergerak. Huhuhu perihhh... Akhirnya hari itu, kuputuskan kembali pakai pembalut biasa. Siapkan mental untuk besok.

Aku nggak akan menyerah, karena cup ini harganya hampir Rp 400.000!

Berbeda dengan pengalaman rata-rata orang yang kesulitan memasukkan dan mengeluarkan cup, bagiku, proses itu gampang. Tapi kenapa sangat nggak nyaman ketika dipakai? Padahal aku sudah memastikan cup terbuka sepenuhnya setelah masuk ke dalam vagina. Ada kasus beberapa orang kurang pas saat memasukkan, sehingga cup masih agak terlipat, menyebabkan suction nggak berfungsi sehingga bocor. Ini bukan kasusku.

Hari berikutnya, stem kupotong seluruhnya. Kumasukkan lebih dalam lagi. Rasanya cukup nyaman.

Tapi menit berikutnya ketika aku bergerak dan berjalan, cup terasa turun lagi. Sama aja, ujungnya menabrak celana dalam.

Rasanya seperti crowning saat mau lahiran, kepala anaknya udah nongol dikit :))

Aku browsing-browsing ke mbah google, "Why does my menstrual cup fall out?" Dan aku dapat kesimpulan kalau bukan cup-nya yang salah, tapi memang anatomi serviks-ku yang rendah! Oalah mak!

Jadi sedalam apapun dimasukkan, si cup akan menemukan "tempat bersarang" agak ke bawah, jadi ya nabrak-nabrak pakaian dalam. Lalu kubaca ada yang menyarankan membalik cup-nya, tapi yang dia omongin bukan merk Organicup sih. Karena penasaran, kucoba trik tersebut. Rasanya tetap aneh, tapi bagian ujung sudah nggak nabrak CD, karena ujungnya jadi agak tumpul masuk ke dalam hahahaha.

Lalu terjadilah sebuah tragedi.

Saat buang air kecil, sekalian aku mau membetulkan posisi cup yang terbalik itu. Masukkan jari, cubit mens cup, keluarkan, ehhhh lhoooo kok ternyata CUP-NYA KEPELESET LOMPAT MASUK KE DALAM TOILET! Waduh aku panik bukan main. Langsung berusaha kuambil di dalam toilet, tapi cup malah makin masuk. Ngeri itu cup terbawa aliran air masuk ke septic tank, oalah 400-ribukuuuuu...

Pada akhirnya aku berhasil ngambil cup-nya dan langsung bolak balik dicuci pakai sabun karena ya jijik aja sih itu cup udah masuk ke toilet T_T Hari itupun aku istirahat, karena shock, pakai pembalut lagi, dan menguatkan diri agar besok pakai lagi. Tak lupa lap-lap mens cup dengan kapas alkohol. Huhuuhu semoga ga jadi sarang kuman ya cup!

Esoknya aku kembali menggunakan cup. Aku mencoba berdamai dengan rasa aneh dan mengganjal ini. Kalo kata orang-orang sih, begitu pakainya betul, nggak akan terasa sedang pakai apapun, malah lupa kalau lagi mens. Di aku, karena posisinya yang terlalu ke bawah, seringkali ada gesekan dengan miss V yang lama-lama makin nggak nyaman, seperti hampir iritasi tapi nggak iritasi sih.

Setelah kutanya ke mbak Tyas @sustaination, memang kasusku ini sepertinya gara-gara anatomi serviks-ku yang terlalu rendah. Jadi ya bisa jadi lebih cocok dengan merk lain yang bentukan cup-nya agak pendek. Karena di merk Organicup, size B udah bener untuk orang yang pernah melahirkan normal. Mbak Tyas memberikan aku saran untuk cek web https://putacupinit.com/quiz/

Untuk memberi gambaran ada cup apa aja di pasaran, sila cek gambar berikut. Nah lho! Beda merk beda bentuk dan ukuran kan???
Sumber: https://thewirecutter.com/reviews/best-menstrual-cup/
Sumber: https://theecofriendlyfamily.com/what-menstrual-cup-is-right-for-you/
BTW, setelah mencoba tools untuk mencari menstrual cup yang cocok di https://putacupinit.com/quiz/, ternyata aku seharusnya beli merk MeLuna Shorty!
Your ideal cup is a Meluna Shorty, Juju 4, or a Size 1 in most brands including Lena Cup with the exception of Diva Cup 1 and Lily Cup 1. Based on your answers your cervix is too low for average Size 2's and many Size 1's. If you need a Size 2 try the Meluna Shorty, if you're a Size 1 try a Lena Cup or similar brand. The Merula cup may also work for you. Please note that that this cup has a unique shape and will not insert or fit exactly the same as most other cups. Consult our chart and look for brands shorter than 2" in the size you feel most comfortable with. Also, if you have sensitivity or bladder issues, you may want to chose their classic or soft firmness (and avoid sport).
Kalau kamu pengen tau cup apa yang cocok, coba deh ikutan kuisnya. Banyak hal yang ditanyakan, seperti flow darah mens apakah banyak atau tidak, sudah pernah melahirkan atau belum, tau posisi serviks atau enggak, bagaimana aktivitas sehari-hari -- sangat aktif atau goler-goleran aja hihihi.

Namun yang serviks-nya rendah mungkin hanya segelintir orang ya... termasuk aku. Bisa jadi kalian normal-normal aja dan bisa pakai cup apa saja. And no, I won't give up. Bulan depan, aku akan kembali pakai Organicup yang sudah dipunyai, mungkin tetapp pakai pantyliner karena namanya salah ukuran pasti ada bercak-bercak coklat dikit (dikit banget sih, nggak sampai tembus ke luaran). Konon butuh latihan sekitar 4 cycle menstruasi untuk menjadi ahli pakai mens cup, dan kalo tetap ngga cocok juga, baru deh coba merk lain.

Wish me luck on the next cycle! Kamu berminat coba mens cup juga?

12 komentar:

  1. aku kok belum tertarik ya pake menstrual cup yang lagi heits ini (di instagram). Huehehe.. kebayang meyakinkan karena ada riwayat pernah masukin obat lewat V sakit pake buanget. tapi postingannya insightful sekali kak tiaaa..makasii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahaha iya bayangan masukin benda ke V emang bikin merinding yaaa.. tp kalo santai sih masuk2 aja, ototnya kebuka. Yg paling aku seneng nih ga berbau kyk pake pembalut :D

      Hapus
  2. uuuh makasih mba tia *btw nama aku juga tia*
    aku dari kemaren cari review yang 'gagal' karena dari sekian banyak yang aku baca kenapa berhasil semua trus takut sendiri kalo gagal ngahaha. insha Allah mantep beli organiccup setelah ikut kuiz hehhe. semoga isiqamah pake mens cup hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo Restia :D Asiiiikk... untung cocok ke Organicup yaaa, moga berhasil juga seperti kebanyakan orang yg review

      Hapus
  3. wuah ku baru tahu kalo jenisnya banyak bgt menstrual cup ini, wl sampe skrg blm tertarik pakai masih takut gitu deh, makasih info2nya mbak, manfaat banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huahahaa iyaaa Maya, banyak bgt ya warna warni kayak permen :p

      Hapus
  4. oalah pantes ya mba
    ternyata emg srviknya pndek..aku juga loh mba hihihi ganjel terus pdhal udah dipotong abis tangkainya huhuhu

    ku suka bnget tp salah beli ternyta huhuhu

    BalasHapus
  5. oalah pantes ya mba
    ternyata emg srviknya pndek..aku juga loh mba hihihi ganjel terus pdhal udah dipotong abis tangkainya huhuhu

    ku suka bnget tp salah beli ternyta huhuhu

    BalasHapus
  6. oalah pantes ya mba
    ternyata emg srviknya pndek..aku juga loh mba hihihi ganjel terus pdhal udah dipotong abis tangkainya huhuhu

    ku suka bnget tp salah beli ternyta huhuhu

    BalasHapus
  7. Aku juga baru nyobain pke menstrual cup dan merk yang aku pilih adalah organicup. Bener2 gak bisa masuk seluruhnya badan menscup nya apalagi stemnya, keluar vagina :( kayanya pengen nyoba me Luna shorty, tapi mahal ongkir euy. Mba Tiananana mau beli gak? Patungan ongkir gitu kita...hihihi

    BalasHapus

Would love to hear your thoughts ;)