Minggu, 18 November 2018

Satu Hari di Bogor: Wisata Kuliner dan Staycation di Novotel

Assalamu'alaikum!

Sewaktu adik masih berusia 2 bulan dan bapake dinas keluar kota, kakung uti datang untuk menemani ibuk di rumah. Kami memutuskan berwisata ke Bogor, kota nostalgia masa mudanya kakung uti, dan ibuk yang pernah tinggal di sana hingga usia 10 tahun. Horeeee, kakak Z dan adik Z jalan-jalan.



Awalnya kami ingin memperlihatkan rusa di Istana Bogor kepada kakak Z. Tapi sayang, waktu itu sekeliling pagar Istana Bogor ditutup spanduk sehingga sama sekali tidak terlihat apa yang ada di halamannya. Kakak Z agak kecewa. Tapi tenang, kakak Z, nanti kita cari hotel yang ada kolam renangnya ya! Tapi sekarang mari kita jajan dulu...

Bogor Permai dan Siomay + Es Sekoteng

Tujuan utama ke Bogor, tak lain adalah untuk makan di kedai pinggir jalan, tepat di sebelah toko/restoran Boogor Permai. Di kedai tenda dijual laksa, soto mie, taoge goreng, siomay dan es sekoteng. Pilihanku siomay dan es sekoteng. Siomaynya enaaaaaaaaak kudu cobain, karena ya seenak itu! Hihihi... Rasanya lembut, gak amis, bumbu kacangnya juga enak. Z ikut menikmati siomay tanpa bumbu kacang karena pedas. Es sekoteng, isinya ada alpukat, serutan kelapa, juga merah delima (dari tepung sagu ya kalau nggak salah) dengan kuah sirop dan susu kental manis. Aku suka! Wajib coba!



Makan di warungan begini, agak was-was juga karena para abang-abang penjual pada ngerokok. Aku 'kan bawa bayi! Untungnya kemarin ada pasangan kakek-nenek berbagi meja dengan kami di salah satu sudut, tidak terkena asap rokok. Kalau mau aman memang bungkus aja, nggak makan langsung di warung. Tapi sensasi nikmatnya beda deh kalau dimakan di rumah.

Sebetulnya kepingin juga makan taoge goreng. Namun karena sudah terlanjur kenyang, kami memutuskan nanti sore aja kembali untung beli takeaway taoge gorengnya. Dari beberapa taoge goreng yang pernah kucoba, paling enak ya di pinggir Bogor Permai ini.

Karena kami parkir di Bogor Permai, kami juga menyempatkan beli beberapa kue dan roti di Bogor Permai. Kue dan rotinya lumayan enak-enak, sepertinya resep kuno. Di sana juga ada restoran dan minimarketnya. Toilet juga bersih. Cocok deh kalau mau melanjutkan perjalanan mampir dulu ke sini.

Kedai Kita, Makan Pizza Kayu Bakar

Tiap ke Bogor hampir selalu makan di sini. Kalau weekend, siap-siap antri buat duduk karena memang rame banget. Alhamdulillah kami kesana weekdays, nyaman sekali.



Menu yang disediakan bervariasi dari mi ayam, pasta hingga pizza. Pizza kayu bakar ini yang menurutku juara banget. Aromanya lebih menggiurkan daripada pizza yang dibakar di oven biasa. Pokoknya beda tipe pizza dengan Pizza H*t deh. Kami juga memesan mie ayam dan pasta lasagna yang juga enak.

Fasilitas di Kedai Kita 
Nggak usah kuatir kalau pergi ke Kedai Kita saat jam sholat, karena di sana ada mushola yang cukup lega untuk beberapa orang. Toilet bersih juga ada. Oiya, di depan Kedai Kita, ada taman kecil juga yang bisa dimanfaatkan untuk berjalan-jalan saat anak mulai bosan.

Mau Menginap Di Mana?

Memang sejak berangkat dari Jakarta, kami berencana menginap di hotel, tapi belum tau hotel apa hihihi. Kakung bahkan baru beli baju renang saat kami mampir ke mall Botani Square, spesial untuk berenang menemani Z jika menginap di hotel.

Kami sempat tertarik dengan Hotel The Mirah yang dekat dengan Kedai Kita, karena desain interiornya cantik modern eklektik. Namun hari itu, walau weekdays, hotel-hotel Bogor banyak yang penuh. Kantor-kantor pada bikin acara konferensi di hotel. Kakak Z yang ikut turun untuk melihat suasana hotel (karena masih berharap siapa tahu ada stok kamar yang nggak di-listing di Travel*k*), agak kecewa juga karena nggak jadi menginap di Mirah. Tenang kakak, kita cari hotel lain.

Setelah cek berbagai situs pencari hotel, harganya sedang cukup tinggi semua (sepertinya sedang banyak konferensi di Bogor), kami putuskan sekalian saja menginap di hotel dengan fasilitas lengkap: ada kolam renang dan playground untuk aktivitas anak.

Review Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center

Hotel Novotel terletak di Perumahan Bogor Raya, Sukaraja Bogor. Memasuki hotel ini, terlihat bahwa hotelnya cukup kuno tapi pastilah keren banget pada masanya. Ada beberapa air mancur menghiasi jalan masuk menuju lobby.

Atmosfer hotel ini terasa seperti resort di pantai Bali atau Lombok. Banyak sekali pepohonan yang menyejukkan. Lobby dan selasar tanpa AC, seperti di resort yaaa. Kamar hotelnya hanya ada 2-3 lantai, tapi memang luas sekali bangunannya.



Kami pun masuk kamar. Wow terasa kuno tapi tetap bersih sih. Memang standar kebersihan dan kerapian hotel chain Accor nggak perlu diragukan lagi. Namun yang aku cukup heran, kamar mandinya terpisah: toilet sendiri dan shower sendiri... dengan ruang shower hanya dibatasi tirai kain. Lah terus mandinya gimana dong? Ternyata ada pintu geser di sana, jadi kalau mau mandi harus ditutup semua pintu gesernya.

Picture source: Agoda

Ternyata wastafel ini bagian dari kamar mandi, yang harus ditutup pakai pintu geser - nggak ada kuncinya

Alhamdulillah meja wastafel cukup besar sehingga aku bisa memandikan adek bayi di sana. Mejanya disulap jadi baby tafel untuk ganti popok. Perlengkapan mandi dan ganti popok pun aman tersimpan. Kamar kami memiliki balkon yang nyaman. Setelah check ini, Z dan uti menggambar bersama di teras balkon. Lumayan ya ada kegiatan, sambil menunggu cuaca lebih teduh untuk berenang.

Uti dan kakak Z mengobrol di balkon.


Fasilitas Novotel Bogor Untuk Anak-anak

Kolam renang hotel ini cukup luas dan menyenangkan. Bentuknya nggak monoton hanya kotak gitu lho. Ada belok-beloknya, ada kolam dangkal, dan ada kolam dalam. Z pun yang biasanya takut renang, seneng banget di sini. Sore hari sudah berenang, besokannya juga minta berenang lagi.

Dekat kolam, ada juga playground outdoor untuk main panjat-panjatan, keseimbangan, ayunan dan perosotan. Foto-foto ini diambil keesokan harinya di pagi hari.



Ada juga playground indoor di dekat kolam renang. Sayang saat kami ke sana setelah renang sudah hampir maghrib, jadi kami hanya melihat-lihat saja. Ada balok-balok kayu, mainan puzzle, juga troli untuk main shopping-shoppingan.

Aku dan kakak Z juga ditawarkan kru hotel untuk memberi makan kelinci. Sempat ragu, karena hari sudah menjelang maghrib, kandang kelinci harus berjalan kaki agak jauh dari wilayah kolam renang menuju taman dengan pohon-pohon besar. Tapi karena kupikir, kapan lagi mau kasih makan kelinci. Besok kan sudah check out. Akhirnya aku terima saja sawi-sawi yang sudah layu untuk makanan kelinci.

Hotelnya Nyaman Sih, Tapi Menjelang Malam...

Sepanjang jalan ke kandang kelinci dan kura-kura, kakak Z mulai cranky. Bayangan pepohonan mulai gelap. Suara jangkrik terdengar berisik, dan azan maghrib mulai berkumandang. "Ibuuuu takuuut, gendooong..." rengek kakak Z. Karena mulai rewel, aku asal saja ngasih makan kelincinya hahahaha. Kirain Z bakalan senang dengan kegiatan ini. Berhubung salah timing ya, dan Z takut suara jangkrik, dia jadi rewel. Ibu gendong Z selama ngasih makan kelinci dan perjalanan menuju kamar.

Di kamar, suasana tenang kembali. Kami pesan room service nasi goreng 1 porsi karena sudah nggak sanggup keluar hotel lagi. Hanya 1 porsi padahal ada kakung, uti, Z, dan busui? Tenang, stok camilan kami masih banyak dari Bogor Permai siangnya, juga ada buah dan apple pie.

Menjelang tidur, Z masih bermain-main di kamar. Tiba-tiba Z tanya, Bu apa itu yang dadah-dadah di kolong?" Ibu dan uti langsung diam dan mengalihkan pembicaraan. Udah ga usah mikir macem-macem, gitu pikirku saat itu. Lebih cepat tidur lebih baik.

Pas besoknya Z aku tanya lagi, kata Z yang dadah itu kucing. Z jawab asal sambil ketawa. Terlepas dari Z ngarang atau enggak, beberapa hari kemudian aku diceritain mertua yang pernah nginep di hotel ini juga, kalo memang beliau sempat mengalami hal-hal aneh di hotel. Huahaahhaaaa merinding gak?



Yah intinya setan mah ada dimana-mana ya, bahkan di sebelah kita sekarang juga mungkin ada. Tapi karena beda dunia, wajarnya ya gak bisa dilihat. Jadi ga usah takut... jaga sholat & zikir aja yaa...

Ini kandang kelinci dan kandang kura-kura di pagi hari


Sarapan Enak!

Alhamdulillah pagi tiba, cuaca cerah, burung berkicau dan pepohonan terlihat subur. Kami pun menuju restoran untuk sarapan.

Sarapan di Novotel Bogor lengkap & mewah banget banyak jenis makanannya. Buah potongnya ada buah naga juga lho. Puding rotinya enak. Bubur ayam enak. Salad juga enak. Pilihan kopi macem-macem, dan bukan sekedar kopi instan karena cappucino-nya beneran berbusa dari susu steam.

Beneran nggak rugi deh menginap dengan sarapan di hotel. Aku masih kebayang pengen tambah puding rotinya hehehe.

Overall puas banget nginap di Novotel Bogor karena seru buat anak-anak & makanannya enak 👍 Tapi apakah kalo lain kali ke Bogor, mau menginap di sana lagi? Hmmmm sepertinya mau coba-coba hotel lain juga sih, terutama kalau ada fasilitas kolam renang dan playground-nya. Ada rekomendasi hotel, buibuk?