Kamis, 29 November 2018

Cara Praktis Merawat Kulit dengan Natural Honey Hijab Hydra Fresh

Assalamu’alaikum teman-teman...

Jujur aja ya, sejak dulu, aku termasuk jarang melakukan perawatan kulit secara rutin. Adaaa aja alasannya. Saat kuliah terlanjur capek dengan tugas-tugas kuliah yang nggak jarang membuat begadangan. Pagi-pagi berangkat ke kampus naik angkot berpanas-panas, malas pakai pelembab karena bikin lengket. Eh saat jadi ibu setelah melahirkan, kembali semakin jarang merawat kulit. Sehabis ngelonin anak tidur, bawaannya ikut ketiduran. Lupa kalo ada skincare di meja. Lupa kalo kulit haus dan butuh perhatian. Paling rajin merawat kulit sebelum pernikahan aja, hahaha. Siapa yang sama kayak aku? Apa jangan-jangan aku aja yaa? *cari teman
Akibatnya udah pasti kulit jadi kering, kusam dan kelihatan lebih tua dari umur sebenarnya. Apalagi sekarang aku juga sering aktif ajak anak main keluar rumah, tapi lupa pakai UV protection. Gosong deh sebagian kulit yang nggak ketutup baju panjang hijab. Pelik banget ya masalah kulit perempuan berhijab. Pakai sunblock lengket ke baju panjang, nggak pakai sunblock jadinya belang.


Memang perempuan seharusnya merawat diri sejak dini. Kalau bisa dari masa muda yang aktif dan sering terpapar sinar matahari. Setelah berumah tangga pun, di depan suami, istri tetep harus cantik. Masa mau kulitnya belang-belang dan bersisik huhuhu. Perawatan kulit mutlak harus dilakukan, supaya nggak penuaan dini, gitu lho. Minimal untuk menghargai kulit yang sudah diciptakan Allah.
Mumpung anak-anak udah mulai anteng dan terjadwal jam tidurnya, aku berniat rutinin lagi melakukan perawatan kulit. Bukan emak-emak namanya kalau nggak riset dulu. Kriteria untuk pelembab aja ada banyak banget! Hihihi!
Kriteria lotion untuk kulit kering yang diidamkan:

  • Harus HALAL, karena sebagai Muslim ‘kan sebaiknya kita hanya mengkonsumsi barang yang jelas halal kandungannya.
  • Harus HEMAT, karena perempuan itu nantinya kudu mengelola keuangan rumah tangga seefisien mungkin. 
  • Harus CEPAT MERESAP dan NGGAK LENGKET, karena kita pasti punya seabreg aktivitas lain, kalo nunggu lotion meresap kelamaan, nempel-nempel ke baju, aih nggak sabar deh…
  • Harus ada UV PROTECTION, karena aktivitas di luar rumah (kalau aku: nemenin anak main di luar dan belanja ke pak sayur :p) itu bikin kulit gosong cyin. Malah menurut para beauty blogger, walau di rumah pun tetep harus ada UV protection karena sinar matahari masuk juga dari jendela.
  • Harus AMAN, karena lotion itu meresap melalui kulit ya. Apalagi untuk bumil dan busui. InsyaAllah sih kalau kriteria HALAL nomer 1 sudah terpenuhi, produk juga AMAN dipakai.
Pengennya sih 1 lotion bisa mencakup semua kriteria di atas. Karena ibu-ibu (baca: aku) butuh kepraktisan :D Satu lotion bisa untuk pelembab setelah mandi, sebelum tidur, dan sebelum keluar rumah karena mengandung UV protection.

Natural Honey Hijab Hydra Fresh

Ternyata di pasaran ada produk pelembab baru, yaitu Natural Honey Hijab Hydra Fresh. Akupun penasaran. Setelah aku baca-baca, lotion hijab ini mampu memenuhi semua kriteria yang dibutuhkan!
Natural Honey Hijab Hydra Fresh merupakan Hand Body Lotion untuk kaum perempuan. Dikhususkan bagi kaum perempuan yang kesehariannya menggunakan hijab. Hand Body Lotion ini tidak hanya melembabkan, namun juga nggak lengket, bisa mencerahkan kulit, dingin menyegarkan, plus aman & HALAL. Ada logo halal MUI-nya lho!

Review Produk Natural Honey Hijab Hydra Fresh

Kemasan:
Produk ini tersedia dalam 2 ukuran kemasan, yakni 100 ml dan 200 ml. Kemasannya nyaman digenggam. Yang ukuran kecil, pas banget untuk dibawa travelling. Masuk ke tas kabin pun bisa, karena kalau ke luar negeri ‘kan produk cair yang dibawa max. 100 ml per kemasan.
Tutup produk flip, memudahkan untuk pengaplikasian produk. Warna botol biru tosca yang cantik. Sekilas dipandang, botolnya mirip kemasan shampoo yaaa hehehe…
Isi:
Baru kali ini aku cobain pelembab dengan tekstur berupa gel lotion! Unik banget. Sensasinya adem dan setelah beberapa saat, produk pun meresap tanpa meninggalkan rasa lengket. Makanya lotion ini didesain buat wanita berhijab ya, karena kalau pakai lotion yang lengket lalu nempel-nempel di baju lengan panjang itu rasanya risih. Wanginya pun segar.

Tekstur lotion seperti gel
Setelah diaplikasikan langsung meresap dan kering!


Natural Honey Hijab Hydra Fresh mengandung berbagai bahan bermanfaat seperti:

  • Madu alami (Pure Honey), hasil sumber alam yang terkenal memiliki banyak manfaat untuk kulit
  • Marine Algae. Kaya mineral yang membantu kulit terasa segar dan tidak kusam
  • Vitamin B3 dan sunscreen (UV Protection) menutrisi sekaligus melindungi kulit agar tampak cerah
Tapi perlu diingat ya, hindari terpapar sinar matahari secara langsung walaupun sudah menggunakan sunscreen. Karena sinar matahari yang terik bisa berbahaya bagi kulit.
Kalo ada yang penasaran, dimana sih bisa beli produk Natural Honey Hijab Hydra Fresh? Produk ini bisa dibeli di supermarket, hypermarket & e-commerce (Lazada, Shopee, Blibli, JD.ID). Harganya terjangkau, untuk ukuran 100 ml Rp. 7,000 dan 200 ml Rp. 11,000.

Tips ala Mrs. Tiananana: Perawatan kulit untuk perempuan aktif

Sediakan kemasan lotion di berbagai lokasi, 1 di kasur, 1 di meja dekat pintu keluar rumah. Kalau perlu 1 lagi di tas bepergian. Sehingga nggak ada alasan lupa pakai lotion. Entah kamu anak kuliahan yang berangkat kuliah dari pagi dan baru pulang malam setelah kerjain tugas kuliah, wanita karir yang aktif, atau ibu rumah tangga yang dalam kesehariannya, kerjaan seperti nggak kelar-kelar.
Dengan adanya lotion dekat kasur, sesaat sebelum terlelap, bisa oles-oles lotion. Nggak lupa juga pakai lotion sesaat sebelum keluar rumah, karena lihat ada lotion di dekat pintu.
Masih lupa juga pakai lotion? Sediakan juga di kamar mandi sehingga setelah mandi nggak lupa pakai lotion. Hehehehe.
Semoga ikhtiar ini membuahkan hasil kulit yang lebih terawat, lembab, dan halus, aamiin!

Minggu, 18 November 2018

Satu Hari di Bogor: Wisata Kuliner dan Staycation di Novotel

Assalamu'alaikum!

Sewaktu adik masih berusia 2 bulan dan bapake dinas keluar kota, kakung uti datang untuk menemani ibuk di rumah. Kami memutuskan berwisata ke Bogor, kota nostalgia masa mudanya kakung uti, dan ibuk yang pernah tinggal di sana hingga usia 10 tahun. Horeeee, kakak Z dan adik Z jalan-jalan.



Awalnya kami ingin memperlihatkan rusa di Istana Bogor kepada kakak Z. Tapi sayang, waktu itu sekeliling pagar Istana Bogor ditutup spanduk sehingga sama sekali tidak terlihat apa yang ada di halamannya. Kakak Z agak kecewa. Tapi tenang, kakak Z, nanti kita cari hotel yang ada kolam renangnya ya! Tapi sekarang mari kita jajan dulu...

Bogor Permai dan Siomay + Es Sekoteng

Tujuan utama ke Bogor, tak lain adalah untuk makan di kedai pinggir jalan, tepat di sebelah toko/restoran Boogor Permai. Di kedai tenda dijual laksa, soto mie, taoge goreng, siomay dan es sekoteng. Pilihanku siomay dan es sekoteng. Siomaynya enaaaaaaaaak kudu cobain, karena ya seenak itu! Hihihi... Rasanya lembut, gak amis, bumbu kacangnya juga enak. Z ikut menikmati siomay tanpa bumbu kacang karena pedas. Es sekoteng, isinya ada alpukat, serutan kelapa, juga merah delima (dari tepung sagu ya kalau nggak salah) dengan kuah sirop dan susu kental manis. Aku suka! Wajib coba!



Makan di warungan begini, agak was-was juga karena para abang-abang penjual pada ngerokok. Aku 'kan bawa bayi! Untungnya kemarin ada pasangan kakek-nenek berbagi meja dengan kami di salah satu sudut, tidak terkena asap rokok. Kalau mau aman memang bungkus aja, nggak makan langsung di warung. Tapi sensasi nikmatnya beda deh kalau dimakan di rumah.

Sebetulnya kepingin juga makan taoge goreng. Namun karena sudah terlanjur kenyang, kami memutuskan nanti sore aja kembali untung beli takeaway taoge gorengnya. Dari beberapa taoge goreng yang pernah kucoba, paling enak ya di pinggir Bogor Permai ini.

Karena kami parkir di Bogor Permai, kami juga menyempatkan beli beberapa kue dan roti di Bogor Permai. Kue dan rotinya lumayan enak-enak, sepertinya resep kuno. Di sana juga ada restoran dan minimarketnya. Toilet juga bersih. Cocok deh kalau mau melanjutkan perjalanan mampir dulu ke sini.

Kedai Kita, Makan Pizza Kayu Bakar

Tiap ke Bogor hampir selalu makan di sini. Kalau weekend, siap-siap antri buat duduk karena memang rame banget. Alhamdulillah kami kesana weekdays, nyaman sekali.



Menu yang disediakan bervariasi dari mi ayam, pasta hingga pizza. Pizza kayu bakar ini yang menurutku juara banget. Aromanya lebih menggiurkan daripada pizza yang dibakar di oven biasa. Pokoknya beda tipe pizza dengan Pizza H*t deh. Kami juga memesan mie ayam dan pasta lasagna yang juga enak.

Fasilitas di Kedai Kita 
Nggak usah kuatir kalau pergi ke Kedai Kita saat jam sholat, karena di sana ada mushola yang cukup lega untuk beberapa orang. Toilet bersih juga ada. Oiya, di depan Kedai Kita, ada taman kecil juga yang bisa dimanfaatkan untuk berjalan-jalan saat anak mulai bosan.

Mau Menginap Di Mana?

Memang sejak berangkat dari Jakarta, kami berencana menginap di hotel, tapi belum tau hotel apa hihihi. Kakung bahkan baru beli baju renang saat kami mampir ke mall Botani Square, spesial untuk berenang menemani Z jika menginap di hotel.

Kami sempat tertarik dengan Hotel The Mirah yang dekat dengan Kedai Kita, karena desain interiornya cantik modern eklektik. Namun hari itu, walau weekdays, hotel-hotel Bogor banyak yang penuh. Kantor-kantor pada bikin acara konferensi di hotel. Kakak Z yang ikut turun untuk melihat suasana hotel (karena masih berharap siapa tahu ada stok kamar yang nggak di-listing di Travel*k*), agak kecewa juga karena nggak jadi menginap di Mirah. Tenang kakak, kita cari hotel lain.

Setelah cek berbagai situs pencari hotel, harganya sedang cukup tinggi semua (sepertinya sedang banyak konferensi di Bogor), kami putuskan sekalian saja menginap di hotel dengan fasilitas lengkap: ada kolam renang dan playground untuk aktivitas anak.

Review Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center

Hotel Novotel terletak di Perumahan Bogor Raya, Sukaraja Bogor. Memasuki hotel ini, terlihat bahwa hotelnya cukup kuno tapi pastilah keren banget pada masanya. Ada beberapa air mancur menghiasi jalan masuk menuju lobby.

Atmosfer hotel ini terasa seperti resort di pantai Bali atau Lombok. Banyak sekali pepohonan yang menyejukkan. Lobby dan selasar tanpa AC, seperti di resort yaaa. Kamar hotelnya hanya ada 2-3 lantai, tapi memang luas sekali bangunannya.



Kami pun masuk kamar. Wow terasa kuno tapi tetap bersih sih. Memang standar kebersihan dan kerapian hotel chain Accor nggak perlu diragukan lagi. Namun yang aku cukup heran, kamar mandinya terpisah: toilet sendiri dan shower sendiri... dengan ruang shower hanya dibatasi tirai kain. Lah terus mandinya gimana dong? Ternyata ada pintu geser di sana, jadi kalau mau mandi harus ditutup semua pintu gesernya.

Picture source: Agoda

Ternyata wastafel ini bagian dari kamar mandi, yang harus ditutup pakai pintu geser - nggak ada kuncinya

Alhamdulillah meja wastafel cukup besar sehingga aku bisa memandikan adek bayi di sana. Mejanya disulap jadi baby tafel untuk ganti popok. Perlengkapan mandi dan ganti popok pun aman tersimpan. Kamar kami memiliki balkon yang nyaman. Setelah check ini, Z dan uti menggambar bersama di teras balkon. Lumayan ya ada kegiatan, sambil menunggu cuaca lebih teduh untuk berenang.

Uti dan kakak Z mengobrol di balkon.


Fasilitas Novotel Bogor Untuk Anak-anak

Kolam renang hotel ini cukup luas dan menyenangkan. Bentuknya nggak monoton hanya kotak gitu lho. Ada belok-beloknya, ada kolam dangkal, dan ada kolam dalam. Z pun yang biasanya takut renang, seneng banget di sini. Sore hari sudah berenang, besokannya juga minta berenang lagi.

Dekat kolam, ada juga playground outdoor untuk main panjat-panjatan, keseimbangan, ayunan dan perosotan. Foto-foto ini diambil keesokan harinya di pagi hari.



Ada juga playground indoor di dekat kolam renang. Sayang saat kami ke sana setelah renang sudah hampir maghrib, jadi kami hanya melihat-lihat saja. Ada balok-balok kayu, mainan puzzle, juga troli untuk main shopping-shoppingan.

Aku dan kakak Z juga ditawarkan kru hotel untuk memberi makan kelinci. Sempat ragu, karena hari sudah menjelang maghrib, kandang kelinci harus berjalan kaki agak jauh dari wilayah kolam renang menuju taman dengan pohon-pohon besar. Tapi karena kupikir, kapan lagi mau kasih makan kelinci. Besok kan sudah check out. Akhirnya aku terima saja sawi-sawi yang sudah layu untuk makanan kelinci.

Hotelnya Nyaman Sih, Tapi Menjelang Malam...

Sepanjang jalan ke kandang kelinci dan kura-kura, kakak Z mulai cranky. Bayangan pepohonan mulai gelap. Suara jangkrik terdengar berisik, dan azan maghrib mulai berkumandang. "Ibuuuu takuuut, gendooong..." rengek kakak Z. Karena mulai rewel, aku asal saja ngasih makan kelincinya hahahaha. Kirain Z bakalan senang dengan kegiatan ini. Berhubung salah timing ya, dan Z takut suara jangkrik, dia jadi rewel. Ibu gendong Z selama ngasih makan kelinci dan perjalanan menuju kamar.

Di kamar, suasana tenang kembali. Kami pesan room service nasi goreng 1 porsi karena sudah nggak sanggup keluar hotel lagi. Hanya 1 porsi padahal ada kakung, uti, Z, dan busui? Tenang, stok camilan kami masih banyak dari Bogor Permai siangnya, juga ada buah dan apple pie.

Menjelang tidur, Z masih bermain-main di kamar. Tiba-tiba Z tanya, Bu apa itu yang dadah-dadah di kolong?" Ibu dan uti langsung diam dan mengalihkan pembicaraan. Udah ga usah mikir macem-macem, gitu pikirku saat itu. Lebih cepat tidur lebih baik.

Pas besoknya Z aku tanya lagi, kata Z yang dadah itu kucing. Z jawab asal sambil ketawa. Terlepas dari Z ngarang atau enggak, beberapa hari kemudian aku diceritain mertua yang pernah nginep di hotel ini juga, kalo memang beliau sempat mengalami hal-hal aneh di hotel. Huahaahhaaaa merinding gak?



Yah intinya setan mah ada dimana-mana ya, bahkan di sebelah kita sekarang juga mungkin ada. Tapi karena beda dunia, wajarnya ya gak bisa dilihat. Jadi ga usah takut... jaga sholat & zikir aja yaa...

Ini kandang kelinci dan kandang kura-kura di pagi hari


Sarapan Enak!

Alhamdulillah pagi tiba, cuaca cerah, burung berkicau dan pepohonan terlihat subur. Kami pun menuju restoran untuk sarapan.

Sarapan di Novotel Bogor lengkap & mewah banget banyak jenis makanannya. Buah potongnya ada buah naga juga lho. Puding rotinya enak. Bubur ayam enak. Salad juga enak. Pilihan kopi macem-macem, dan bukan sekedar kopi instan karena cappucino-nya beneran berbusa dari susu steam.

Beneran nggak rugi deh menginap dengan sarapan di hotel. Aku masih kebayang pengen tambah puding rotinya hehehe.

Overall puas banget nginap di Novotel Bogor karena seru buat anak-anak & makanannya enak 👍 Tapi apakah kalo lain kali ke Bogor, mau menginap di sana lagi? Hmmmm sepertinya mau coba-coba hotel lain juga sih, terutama kalau ada fasilitas kolam renang dan playground-nya. Ada rekomendasi hotel, buibuk?