Rabu, 06 Juni 2018

Berkenalan Kembali Dengan Bio Oil

Assalamu'alaikum, blog..

Beberapa bulan lalu, aku dan Z berkesempatan hadir di event peluncuran Bio Oil kemasan terbaru dan terbesar, yakni 200 ml. Jujur, aku tertarik untuk datang karena memang ingin tahu tentang produknya. Di kehamilan pertamaku dulu (kini bayinya sudah 2.5 tahun - baby Z), aku cukup menyepelekan masalah stretch mark. Beberapa kali pakai Bio Oil, tapi nggak rutin dan nggak telaten. Pikirku, stretch mark sepertinya nggak muncul-muncul. Mungkin aku termasuk salah satu orang dengan gen yang beruntung nggak mendapatkan stretch mark.


Eh di bulan ke-9, tiba-tiba gurat-gurat hitam stretch mark pun muncul membabi buta tanpa permisi dari perut hingga ke belakang. Aku kaget tentunya. Kirain stretch mark hanya akan berupa garis halus dengan tingkat warna lebih muda dari kulit. Kenapa bisa hitam seperti ini??? Mak perutku makkk...

Ternyata memang pada bulan ke-9 kehamilan, perut melar maksimal. Makanya di kemasan Bio Oil pun disarankan ibu hamil mulai pakai rutin sejak awal trimester 2. Jadi kulitnya lebih siap untuk 'melar' di akhir kehamilan.

Tentu aku nggak mau mengulang mimpi buruk stretch mark donk di kehamilan keduaku.


Apa sih keistimewaan Bio Oil?

Bio-Oil adalah produk ringkas serbaguna yang mudah digunakan dan meski berbentuk minyak, mudah diserap kulit dan tidak terasa lengket ketika diaplikasikan. Hal ini berkat bahan terobosan PurCellin OilTM yang membuatnya dikenal sebagai dry oil, dipadu campuran unik minyak esensial alami seperti Lavender, Calendula, Rosemary, Chamomile serta vitamin A dan E yang membantu meremajakan kulit, membuatnya lebih halus, lembut dan kenyal. Bio-Oil memberi asupan nutrisi serta memperbaiki jaringan kulit dari ujung rambut hingga ujung kaki. Berbekal formula ini, Bio-Oil terus berkomitmen membangun kebiasaan sehat dan membangkitkan inspirasi kulit sehat melalui berbagai kegiatan edukasi yang menarik.

Yang paling bikin jatuh cinta, Bio Oil ini aman untuk ibu hamil karena tidak mengandung bahan berbahaya maupun bahan yang sebaiknya dihindari ibu hamil (misalnya paraben, salycilic acid, dll). Penggunaannya pun multifungsi mulai dari memudarkan bekas luka/bekas jerawat, melembabkan kulit, hingga mencegah stretch mark ibu hamil.

Maka hadirnya kemasan 200 ml Bio Oil bisa jadi investasi perawatan kulit orang serumah deh :)

Ada Apa Saja di Peluncuran Bio Oil Kemasan 200 ml?

Pada peluncuran Bio Oil kemasan 200 ml kali ini, diusung tema "Bio-Oil, Your Healthy Skin Habit".
Narasumber ahli yang hadir dalam peluncuran ini, Dr. Kevin A. Maharis, BMedSc, DipDerm menyampaikan kegiatan sederhana tiap hari dapat mewujudkan kulit yang sehat. Pertama; bersihkan wajah secara rutin, khususnya setelah beraktivitas. Kedua, menggunakan pelembap minimal setiap pagi dan malam hari setelah membersihkan wajah – lebih baik jika pelembap tersebut mengandung antioksidan sebagai pelindung dari radikal bebas. Ketiga, melindungi kulit dengan penggunaan tabir surya di pagi hari.

Ada Tantri dan Chua Kotak juga lho sebagai bintang tamu!


Ia juga menyebutkan keunggulan kandungan Bio-Oil, “Selain antioksidan yang biasanya terdapat pada vitamin E, kandungan lain yang berfungsi untuk melindungi kulit adalah Calendula untuk meregenerasi sel kulit dan mengurangi peradangan. Sementara Rosemary dan Lavender dapat berfungsi sebagai antiseptik ringan. Jadikan tiga langkah tadi sebagai kebiasaan sehatmu, karena hasil terbaik hanya akan diperoleh melalui proses yang benar dan dilakukan secara konsisten.”

Berkreasi dengan Bio Oil

Pada acara ini, ada pula stan dengan berbagai produk kecantikan berbahan Bio Oil yang bisa dikreasikan sendiri di rumah. Istilahnya, Do-It-Yourself. Kita bisa membuat scrub, mask, dan water mist seperti di foto-foto ini.





Skin Check

Ada juga stan untuk skin check, mengetahui kondisi kulit dengan alat yang disorot ke kulit wajah. Hasilnya menyedihkan banget deh buatku :)) Waktu itu kondisi kulitku sedang kering mengelupas tapi berjerawat parah, kusam, pori-pori besar dan kasar. Lengkap deh problem kulitnya. Tapi menurut dokter kulit yang mengecek, nanti saja perawatan kulitnya kalo sudah lahiran. Karena memang aku belum berani pake produk apa-apa di awal kehamilan dulu untuk memperbaiki kondisi kulit yang kena hormon hamil itu.
Alat Skin Check... mengupas tuntas keburukan kulitku hahahaha...

Conclusion & Review

Setelah aku pakai Bio Oil di rumah selama 3 bulan ini, di usia kehamilan 8 bulan terasa jelas perbedaannya dengan kehamilan pertama dulu: perutku nggak gatal-gatal seperti saat hamil Z 3 tahun lalu! Alhamdulillah wa syukurillah!

Perbandingan kemasan Bio Oil paling besar (200 ml) dan paling kecil untuk traveling (25 ml)

Memang saat hamil Z dulu aku malas-malasan pakai produk pelembab untuk perut, jadilah saat kulit melar, gatalnya luar biasa bikin pengen cakar-cakar (beneran lho!) Dan stretchmark pun muncul dengan indahnya di bulan ke-9.

Bersyukur di acara kemarin, aku beli Bio Oil kemasan terbaru 200 ml. Selain awet, isinya banyak, dihitung-hitung per mili liternya lebih hemat, aku jadi gak perlu sayang-sayang ketika memakai Bio Oil-nya.

Tau kan, kalo produk ditempatkan di kemasan kecil, kita cenderung menuang sedikit-sedikit :p Nah dengan kemasan besar ini, aku jadi 'tega' untuk menuang banyakan, oles ke perut, ke siku, ke lutut, ke kaki, dan kadang jadi pelembab muka. All in one, aman buat bumil pula. Jadi sekalian dipakai buat segala kebutuhan pelembab kulit deh :D

Semoga kekenyalan kulit perut ini berlanjut hingga akhir kehamilan. Melarnya enak ga gatal-gatal, stretchmark juga minim. Aamiin!!

Kamu pakai Bio Oil juga? Udah coba kemasan yang paling besar belum? Puas banget deh hihihi...