Rabu, 07 Februari 2018

Toilet Training Baby Z Dalam 3 Hari!

Assalamu'alaikum..

Buibuk, merasa nggak kalau salah satu peer dalam dunia parenting adalah.. toilet training? Sampe kapan anak mau pake diapers? Selain dari biaya yang tinggi, diapers juga bikin sampah makin menggunung. Semakin cepat anak diajari toilet training, tentu makin baik untuk kemandiriannya.


Pertanyaan berikutnya adalah: Kapan anak dan emaknya siap melakukan toilet training??? Oh ya, kunci toilet training sebenarnya ada di kesiapan mental ibu/ortunya lho.

Sebelum memulai kisah sukses Toilet Training Baby Z, aku ceritain dulu ya kisah gagalnya.

Kegagalan Pertama Toilet Training Baby Z, Saat Usia 18 Bulan

Di umur Z 18 bulan, kuputuskan aku mau mencoba toilet training. Persiapan pertama adalah membeli training pants di marketplace online. Setelah survei beberapa lapak yang menjual dengan harga termurah plus model celana yang cukup lucu, akhirnya aku beli 6 pcs training pants. Sungguh dalam hati, 6 pcs itu rasanya kurang. Tapi harga training pants kan mahal, jadi dicukup-cukupkan aja lah.

Saat 'toilet training' dengan training pants, yang ada Z tetap pipis tanpa sadar. Karena dia masih merasa nyaman dengan berbasah ria di training pants. Bocor pipis gak terlalu parah, tetap tembus ke celana luaran namun gak sampai membanjiri lantai. Sebetulnya, hal yang kelihatan seperti 'advantages' ini (anti bocor) justru merugikan. Karena anak tetap nyaman-nyaman aja walau basah.