Minggu, 01 Juli 2018

Ketika Bumil Ke Dubai, Pakai Kursi Roda...

Assalamu'alaikum!
Bulan April lalu, sesuai rencana beberapa bulan sebelumnya, aku dan keluarga berwisata ke Dubai. Kota tersebut kami pilih dengan alasan: 1. Ibu bapak ingin melihat Dubai; 2. Aku dan suami sudah pernah ke sana sehingga bisa jadi 'tour guide'; dan 3. Karena aku sudah pernah ke sana, gak perlu terlalu 'ngoyo' merancang itinerary yang padat, apalagi kondisiku sedang hamil 'kan ga boleh capek-capek juga.

The Plans & The Dramas

Nggak disangka, beberapa minggu sebelum keberangkatan, ketika kontrol obgyn aku dinyatakan mengalami kontraksi dini dan kalau sedang 'kumat' (yang mana tiap hari bisa kumat hingga 5x kontraksi) disarankan bedrest oleh obgyn. Bagaimana mau bedrest ya, karena meski di rumah saja, aku juga momong Z yang sedang di fase toddler. Maunya minta ditemani main. Sehingga saran untuk bedrest seperti terlupakan dalam 3 hari.

Nggak disangka, seminggu sebelum berangkat ke Dubai, muncul flek (blood spotting) yang ditakutkan! Langsung deh aku dan suami cek ke obgyn lain untuk second opinion, dan saat di USG memang sudah terlihat kontraksinya (padahal waktu itu usia kandungan masih 24 weeks - masih terlalu jauh untuk lahiran!). Kontraksi dini ini, risikonya adalah kelahiran prematur. Beda ya dengan kontraksi palsu / Braxton Hicks. Untungnya obgyn santai saja. Aku diberi obat anti kontraksi, dan diberi ijin bepergian jauh asalkan nggak banyak jalan dan berdiri.

Senin, 11 Juni 2018

Ibu Hamil Berpuasa Bebas Panas Dalam

Assalamu'alaikum!

Bulan Ramadhan kali ini menjadi spesial buatku karena aku dalam kondisi hamil 7-8 bulan. Menjelang Ramadhan tiba, sempat ada kekhawatiran apa aku bisa kuat puasa dengan kondisi hamil besar, dimana bayi dalam perut sedang tumbuh pesat. Apa aku bisa memenuhi semua kebutuhan nutrisinya? Apa aku bisa berpuasa dengan nyaman?

Bumil ngidam... sayap ayam krispi :p Gorengan lagi!

Ternyata alhamdulillah sampai minggu keempat ini Allah memberi kekuatan. Meski di minggu pertama berpuasa, terjadi kontraksi di perut yang cukup mengkhawatirkan, setelah konsultasi dengan obgyn ternyata itu akibat dehidrasi. Jadi disarankan apabila setelah beristirahat, kontraksi perut tetap ada, tandanya itu harus berbuka dan minum air. Namun bila kontraksi hilang saat istirahat, silakan lanjutkan berpuasa.

Obgyn juga mengingatkan untuk memenuhi kebutuhan minimum 2 liter air dalam sehari, dikejar dari buka puasa hingga sahur. Disuruh minum sampai kembung! :D

Awal puasa, menu makanan diusahakan sehat-sehat. Takjil home made aja, sederhana seperti es blewah, es cincau, atau kolak pisang. Makanan pun lengkap karbo, protein dan sayur.

Haloooo nasi padang!

Tapi makin hari makin pusing mikirin menu buka dan sahur, akhirnya mulai suka jajan-jajan deh hiihihiii... Halo nasi Padang berlemak (jujur, menu ini paling nggak bisa nolak buat nambah-nambah deh!), juga gorengan abang-abang! Entah kenapa ya bakwan sayurnya abang-abang lebih enak daripada bakwan sayur home made -_-"

Pas makannya sih enak.... tapi satu jam setelah itu....

Muncullah ketidaknyamanan dalam berpuasa yang kedua: Panas Dalam!

Apakah Panas Dalam Itu?

Panas dalam mengacu pada keadaan tubuh yang lebih sensitif terhadap panas, tenggorokan sakit, dan selalu haus. Biasanya panas dalam disertai sariawan, bibir pecah-pecah, dan juga rasa nggak nyaman di pencernaan.

Apalagi di bulan Ramadhan ketika asupan cairan berkurang. Panas dalam juga dapat disebabkan karena tidak seimbangnya asupan makanan dan minuman terutama yang bersifat panas dan dingin.

Bagaimana Mencegah Panas Dalam?

Seharusnya, kita tetap minum minimal 8 gelas air setiap hari, nggak terkecuali di bulan puasa. Caranya adalah menyicil minum dari waktu berbuka hingga sahur hingga terpenuhi kebutuhan 8 gelas. Apalagi untuk ibu hamil atau menyusui, ukuran 8 gelas atau 2 liter ini WAJIB dan menjadi patokan minimum. Kalau bisa lebih, deh!


Selain itu, sebaiknya saat berbuka puasa hindari makan gorengan yang banyak mengandung minyak. Karena bisa membuat tenggorokan yang sakit terasa lebih menjadi.

Lalu kalau terlanjur panas dalam, gimana dong?

Minum Aja Larutan Cap Kaki Tiga yang Sudah Terjamin!

Cap Kaki Tiga adalah minuman tradisional dengan resep turun temurun, dipercaya meredakan panas dalam selama lebih dari 80 tahun. Cap Kaki Tiga berhasil mendapatkan TOP BRAND, MASTER BRAND, SOCIAL MEDIA AWARD, BEST BRAND, WOM Marketing, Indonesia Top Brand Award, dan Satria Brand Award tiap tahunnya. Larutan Cap Kaki Tiga mengandung mineral alami Gypsum Fibrosum dan Calcitum yang berkhasiat untuk membantu meredakan gejala panas dalam seperti sariawan, bibir kering dan sembelit.

Nggak perlu kuatir untuk minum Larutan Cap Kaki Tiga, karena telah menerima sertifikat HALAL MUI dan resmi terdaftar di BPOM RI. #PastikanYangBenar logonya seperti ini ya!

Bawa Larutan Cap Kaki Tiga ke resto all you can eat oke juga lho, setelah makan aneka jenis makanan, mencegah panas dalam :D
Larutan Cap Kaki Tiga ini aman diminum oleh ibu hamil, ibu menyusui, juga anak-anak. Pastikan sesuai aturan pakai yang dianjurkan ya...

Tips-tips Berpuasa Untuk Ibu Hamil / Menyusui

Spesial buat ibu hamil, biar lebih kuat puasa, ada beberapa tips yang sempat kuterapkan nih:
  1. Niatkan lillahi ta'ala, dan sadar akan kemampuan diri sendiri. Jangan dipaksakan melanjutkan puasa kalau memang sudah muncul tanda-tanda dehidrasi, pusing, lemas, mual dan muntah. Karena Allah memberi keringanan bagi ibu hamil menyusui untuk meng-qadha puasanya.
  2. Konsultasi ke obgyn pribadi, karena beliau pasti tau riwayat kondisi kesehatan ibu hamil dan janin/bayi di dalam rahim. 
  3. Berbuka puasa, awali dengan kurma dan air putih agar indeks glikemik tidak naik mendadak.
  4. Makan makanan bernutrisi, lengkap karbohidrat kompleks, protein, serat, dan buah-buahan. Makannya dibagi 3 kali: saat berbuka, malam setelah tarawih, dan saat sahur. Jadi tetap makan 3 kali sehari.
  5. Saat sahur, ada juga yang menyarankan minum jus kurma susu (kurmanya sudah direndam air maksimal 12 jam, tidak boleh lebih karena akan jadi beralkohol) untuk menambah energi.
  6. Untuk mencegah timbulnya gejala panas dalam, tenggorokan kering, dan sariawan boleh minum larutan Cap Kaki Tiga 1 botol 200 ml saat sahur dan 1 botol 200 ml saat berbuka puasa agar badan lebih segar selama berpuasa.
Kamu punya tips-tips lainnya supaya makin kuat puasa? Share di komen yaaa :D

Rabu, 06 Juni 2018

Berkenalan Kembali Dengan Bio Oil

Assalamu'alaikum, blog..

Beberapa bulan lalu, aku dan Z berkesempatan hadir di event peluncuran Bio Oil kemasan terbaru dan terbesar, yakni 200 ml. Jujur, aku tertarik untuk datang karena memang ingin tahu tentang produknya. Di kehamilan pertamaku dulu (kini bayinya sudah 2.5 tahun - baby Z), aku cukup menyepelekan masalah stretch mark. Beberapa kali pakai Bio Oil, tapi nggak rutin dan nggak telaten. Pikirku, stretch mark sepertinya nggak muncul-muncul. Mungkin aku termasuk salah satu orang dengan gen yang beruntung nggak mendapatkan stretch mark.


Eh di bulan ke-9, tiba-tiba gurat-gurat hitam stretch mark pun muncul membabi buta tanpa permisi dari perut hingga ke belakang. Aku kaget tentunya. Kirain stretch mark hanya akan berupa garis halus dengan tingkat warna lebih muda dari kulit. Kenapa bisa hitam seperti ini??? Mak perutku makkk...

Ternyata memang pada bulan ke-9 kehamilan, perut melar maksimal. Makanya di kemasan Bio Oil pun disarankan ibu hamil mulai pakai rutin sejak awal trimester 2. Jadi kulitnya lebih siap untuk 'melar' di akhir kehamilan.

Tentu aku nggak mau mengulang mimpi buruk stretch mark donk di kehamilan keduaku.

Senin, 04 Juni 2018

Fitrah Seksualitas, Bukan Sex Education (Free Printable)

Assalamu'alaikum!

Mungkin yang follow instagram-ku udah baca beberapa post #Tantangan10Hari #FitrahSeksualitas dari kelas online yang aku ikuti: Kelas Bunda Sayang - Institut Ibu Profesional. Bulan ini kelas kami diminta untuk membuat presentasi berkelompok, dengan metode presentasi melalui whatsapp group, yang ternyata seru banget pengerjaannya.

Link download Printable yang resolusinya lumayan, ada di bagian bawah artikel ya! 
Dalam prosesnya, terasa semangat mencari ilmu bareng-bareng lalu merancang presentasi. Maklum yahh kuliah udah berlalu 9 taun lalu, jadi kangen aja kerja kelompok begini :p Lalu... aku tiba-tiba semangat bikin media edukasi buat anak-anak tentang Fitrah Seksualitas ini. Nanti aku share ya Printable yang bisa dimainkan bersama anak.

Eh dari tadi ngomongin Fitrah Seksualitas melulu. Sebenernya udah pada tau belum tentang Fitrah Seksualitas? Akupun baru 'ngeh', kalau ternyata artinya beda dengan Sex Education!

Selasa, 15 Mei 2018

Menikmati Superfood Indonesia dengan Herbilogy

Assalamu'alaikum!

Sesungguhnya postingan super telat ini sudah ngendon di draft sejak tahun lalu >_< Sejak momen berusaha hamil, beneran hamil, hingga jadi ibu menyusui, aku jadi sadar banget pentingnya gizi yang cukup demi kesehatan ibu. Apalagi ketika hamil dan menyusui, nutrisi ibu 'tersedot' oleh si bayi. Beruntung sekali aku bisa ikut acara Blogger Gathering Herbilogy pada hari Selasa, 18 Juli 2017. Acara ini membuka mataku terhadap gaya hidup sehat dengan nutrisi seimbang, salah satunya melalui ekstrak tanaman 'superfood' khas Indonesia. 


Wait... Indonesia punya superfood? Ternyata banyak, lho! Dulunya aku kira, superfood itu hanya ada di tanaman impor seperti biji chia seed, ikan salmon, dan makanan mahal lainnya. Ternyata definisi superfood lebih luas dari itu. Superfood adalah tanaman dengan berbagai manfaat kesehatan seperti antioksidan, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Memakan superfood berarti mengurangi risiko penyakit kronis, memperpanjang umur, dan menjaga kelangsingan tubuh ideal.

Minggu, 08 April 2018

Drama ASI #4: Proses Sapih Gentle Weaning (The End)

Assalamualaikum buibuk pembaca...

Sesulit mengawalinya, sulit pula melepaskannya bagiku. Itulah proses menyusui :) Nggak disangka, melihat drama-drama memperjuangkan ASI di awal kehidupan Z, akhirnya bisa tercapai 2 tahun menyusui.

Menyusui Z dimanapun saat bayi


Sejak beberapa bulan sebelum Z berusia 2 tahun, aku sudah browsing-browsing metode penyapihan. Gentle Weaning (Weaning With Love - WWL) adalah satu-satunya cara yang menurutku tidak menyakitkan, baik buatku maupun Z. Sungguh aku berharap, di akhir masa menyusui, Z akan dengan ikhlas bilang, "Bu, Z sudah besar, sudah gak mimik ibu..."
Ternyata proses weaning ini butuh berbulan-bulan, dan tanpa disangka dalam prosesnya, aku hamil pula hehehe.

Beginilah timeline-nya.

Rabu, 07 Februari 2018

Toilet Training Baby Z Dalam 3 Hari!

Assalamu'alaikum..

Buibuk, merasa nggak kalau salah satu peer dalam dunia parenting adalah.. toilet training? Sampe kapan anak mau pake diapers? Selain dari biaya yang tinggi, diapers juga bikin sampah makin menggunung. Semakin cepat anak diajari toilet training, tentu makin baik untuk kemandiriannya.


Pertanyaan berikutnya adalah: Kapan anak dan emaknya siap melakukan toilet training??? Oh ya, kunci toilet training sebenarnya ada di kesiapan mental ibu/ortunya lho.

Sebelum memulai kisah sukses Toilet Training Baby Z, aku ceritain dulu ya kisah gagalnya.

Kegagalan Pertama Toilet Training Baby Z, Saat Usia 18 Bulan

Di umur Z 18 bulan, kuputuskan aku mau mencoba toilet training. Persiapan pertama adalah membeli training pants di marketplace online. Setelah survei beberapa lapak yang menjual dengan harga termurah plus model celana yang cukup lucu, akhirnya aku beli 6 pcs training pants. Sungguh dalam hati, 6 pcs itu rasanya kurang. Tapi harga training pants kan mahal, jadi dicukup-cukupkan aja lah.

Saat 'toilet training' dengan training pants, yang ada Z tetap pipis tanpa sadar. Karena dia masih merasa nyaman dengan berbasah ria di training pants. Bocor pipis gak terlalu parah, tetap tembus ke celana luaran namun gak sampai membanjiri lantai. Sebetulnya, hal yang kelihatan seperti 'advantages' ini (anti bocor) justru merugikan. Karena anak tetap nyaman-nyaman aja walau basah.

Rabu, 24 Januari 2018

Hello Blog, Hello 2nd Trimester

Assalamu'alaikum dear blog & readers...

Nggak terasa udah lebih dari 2 bulan blog ini terbengkalai. Sudah lama rasanya nggak buka laptop, apalagi buka blogger.com. Rasanya mual dan malas ngapa-ngapain, karena ternyata.... saya hamil lagi, sodara-sodara.

Me at 12 weeks of pregnancy
Alhamdulillah... Sungguh berkah yang nggak disangka-sangka. Sekitar menjelang sebulan setelah pulang dari Jepang, iseng aja install aplikasi jadwal menstruasi. Yang mana pas hari H kok ya si bulan ga datang-datang yaaa... Iseng cek dengan stok testpack yang ada di rumah (oh ya aku punya stok testpack Rp1000-an merk Onemed yang murah meriah itu), kok garisnya ada 2 yaaa walau samar-samar.

Suami pun masih percaya gak percaya. Karena kami sudah mencoba-coba setahun sejak Z umur 13 bulan (kesuburan baru balik setelah Z 13 bulan - thanks to frequent nursing :D), dan melihat perjuangan program hamil dulu untuk mendapatkan Z... Rasanya bisa hamil alami itu suatu keajaiban!

Kami bersabar menunggu 2 minggu dari sejak testpack 'positif' untuk pergi menemui dokter kandungan di rumah sakit. Untuk kehamilan kali ini, kami pilih RS Antam Medika yang lokasinya nggak jauh dari rumah. Setelah baca-baca review, ada obgyn wanita yang cukup recommended yaitu dr. Susanti Budiarti Sp.OG. Alhamdulillah, ada RS dekat, obgyn cewek pula. Udah malas ke Mitra Keluarga Gading karena jalanan yang semakin macetttt dan aku kudu ke RS bawa Z pula 'kan. Makin dekat RS-nya, makin baik.

Kehamilan kedua tentu membawa cerita berbeda dengan yang pertama. Sekarang meski lemas mual males ngapa-ngapain, ada Z yang usianya sudah 2 tahun, sedang aktif-aktifnya dan butuh banyak perhatian. Aku merasa bersalah sih karena sering lemas di rumah, kubiarkan aja Z nonton Youtube kartun di TV. Jadi anak yutub deh T_T Meski tentu setiap nonton tetap kutemani, karena Z maunya ada teman buat membahas apa yang dia lihat di TV. Tetap aja rasanya guilty banget nggak ngasih Z kegiatan yang lebih bermanfaat. Mamak mualll huhuhu... Tak jarang sambil nemenin Z main, akupun ketiduran :p Z marah deh, "Ibu gak boleh bobokkk!!!" sambil bangunin ibunya.

Z pun masih belum berhasil tersapih. Memang rencananya ibu maunya Weaning With Love, menunggu Z sendiri yang rela melepas ASI yang telah menjadi sumber kenyamanannya dari bayi. Ibu bapak selalu sugesti Z bahwa dia sudah besar, sudah 2 tahun mimik ibu, sudah waktunya berhenti mimik. Tapi Z-nya masih belum rela melepas. Ya sudahlah. Aku bertahan meskipun perihhhh nyusuin sambil hamil di trimester awal ini. Perlahan menjelang trimester 2, rasa sakit menyusui pun berkurang. Nanti urusan sapih menyapih ini akan diceritakan di postingan berbeda ya kalau sudah berhasil tersapih.

Besok, usia kandungan akan mencapai 14 minggu. Lagi-lagi alhamdulillah. Terima kasih Allah sudah memberikan kesempatan buat kami. Semoga dedek bayi tumbuh sehat sempurna di dalam rahim ibu. semoga ibu bisa menjadi ibu yang baik buat Z dan dedeknya. Semoga Z juga bisa jadi kakak yang baik untuk adek yaaa, seneng dia mau punya adek :D

Hello, 2nd Trimester :)