Selasa, 08 Agustus 2017

Japan Trip: Osaka Castle & Dotonburi

Assalamu'alaikum!

Trip ke Jepang sudah berlalu di bulan April 2017 yang lalu, tapi baru sekarang aku berani buka folder foto-foto selama di sana. Kenapa baru berani? Karena... semuanya kenangan indah, terlalu menyakitkan saat aku merasa ingin kembali, mengulang masa itu lagi #tsaaaahhhh...


Hehehe... Lebay deh ya. Eh tapi bener sih, lihat foto liburan tuh rasanya campur aduk. Bahagia dan kangen jadi satu. Karena di liburan kali ini, aku jalan dengan kakung uti, serta Z si cucu semata wayang. Entah kapan 'kan ada momen begini lagi. Dan karena kebanyakan foto, emaknya Z bingung deh mana yang mau dimasukkan ke blog :P Makanya lama banget baru terbit postingan Jepang.

Perjalanan kami di Osaka, menurutku adalah satu hari di antara hari-hari liburan lainnya yang paling membahagiakan (bagiku dan baby Z). Pagi hari di apartemen, setelah diskusi, kami memutuskan mau berkunjung ke taman di Osaka Castle, dan lanjut ke Dotonburi. Banyak objek menarik lainnya di Osaka yang terpaksa kami skip karena keterbatasan waktu sambil bawa bocah kecil 17 bulan. Apa sih menariknya Osaka Castle dan Dotonburi?

Osaka Castle, Tempat Terbaik Melihat Sakura

Tujuan utama ibuku ke Jepang adalah ingin melihat sakura. Maka, taman menjadi salah satu objek utama yang harus kami kunjungi. Pilihan pergi ke Osaka Castle sangat tepat sekali, karena selain ada istananya (wisata sejarah), taman Osaka Castle pun ditata cantik sekali!
Taman luas, adalah tempat dimana Z bisa lari-lari bahagia!


Penting banget membawa stroller di Osaka Castle, karena jalannya lumayan jauh. Walaupun di masa itu Z lebih sering jalan dan digendong di baby carrier, tapi stroller sangat berguna buat bawa tas yang berat karena perbekalan serta diaper bag. Kami bawa bekal buah-buahan, minuman, dan roti karena di sana agak sulit untuk jajan-jajan sembarangan, takut nggak halal. Lihat nih stroller sampai penuh tas begini.


Kalau capek jalan dari taman ke dalam (Osaka Castle), ada kendaraan ini nih. Bayarnya berapa Yen aku lupa. Aih, kelamaan nggak ditulis di blog sih -_-" Maaf ya teman-teman...

Ke arah Osaka Castle, rombongan kami masih semangat jalan... Z pun sempat mau didudukkan di stroller... asalkan ada cemilan atau susu UHT! Yes, aku bawa Ultr* Mim* dari Indonesia lho, sehari Z dijatah 1 buat pas di jalan.

Di dalam kompleks Osaka Castle pun, bunga sakura bertebaran di mana-mana... I am the happiest girl! But my mom is the happiest woman! Ibuku foto pake tongsis terus :P








Sampe di depan Osaka Castle udah siang, Z pun ngantuk berat. Nguapnya diabadikan eyangkungnya. Entah kenapa muka emaknya sangat mendukung betapa ngantuknya Z saat itu wkwkwk...

Dan akhirnya Z pun bobok di gendongan setelah nyusu! Seriously that was the best breastfeeding moment! Kapan lagi coba, nyusu sambil duduk-duduk di depan Osaka Castle, lihat bunga sakura dan burung-burung beterbangan. Thanks to my nursing cover!

Di kala Z bobok, emaknya seneng-seneng beli es krim rasa sakura. Eh gak pake nanya hala apa enggak sih... Bismillah ya... Uniknya, ek krim ini bentuknya kok ya mirip atap istana ya :D




Kami keluar dari kompeks Osaka Castle naik mobil yang tadi kuposting di atas. Z pun sudah bangun. Ternyata di luar kompleks masih ada jalan setapak yang juga cantik banget! Kirinya sungai, kanan pohon-pohon sakura. Nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakaaan...

Ini anak jalan, emaknya hape-an. Eh tapi ini lagi fokus baca google maps buat perjalanan selanjutnya kok, jadinya penting :D




Kami memutuskan, untuk menghemat waktu, kami naik taksi saja ke tujuan berikutnya, yakni Dotonbori. Untung pergi sama kakung uti yang nggak hemat-hemat amat dalam urusan transportasi. Kalo aja perginya sama suamik, mungkin kami bakal naik kereta, berpetualang. Tapi karena ada cucu kecil, kakung utinya bilang naik taksi ajalah kali ini ;D Lagipula tempat-tempat yang kami kunjungi hari ini, FREE alias No Admission Fee. Jadi hari ini kami sudah cukup berhemat.

Hiruk Pikuk Dotonbori

Jujur aku agak cemas karena menyarankan bapak ibuku ke Dotonbori yang merupakan kawasan pertokoan di Osaka. Apalagi bapakku bukan orang yang suka belanja. Dan apalagi kami baru saja sangat bersenang-senang di Osaka Castle yang mana suasananya tenang, damai, dan segar alamnya, dipenuhi pohon-pohon sakura.

Namun ternyata, semua senang di Dotonbori! Ada sesuatu di sana. Semangat? Hype? Gemerlap lampu yang memeriahkan suasana? Hiruk pikuk manusia? Entahlah, sampai di sana kami pun jadi ikut bersemangat bersama lautan manusia yang memenuhi jalan.

Aku menunjukkan pada bapak ibuku (kakung utinya Z), restoran dengan patung kepiting yang bisa goyang-goyang, serta toko dengan poster Glico yang sangat terkenal sebagai ikon Dotonbori. Ibuku pun ikut-ikutan foto (nggak kupajang di sini deh hehehe).



Dotonbori ini cocok buat yang hobi shopping. Tapi yang nggak hobi pun tak apa, seru juga jalan menyusuri pertokoannya. Oiya, harusnya di kawasan sini ada resto halal, tapi kami nggak mencobanya. Selain sudah kehabisan energi buat jalan mencari lokasi, kami pun sudah berniat balik ke apartemen sebelum malam larut. Ibuku mau masak! Kami sudah menyimpan bahan mentah yang kami beli di supermarket dekat apartemen. Kamipun mengakhiri hari di apartemen menikmati ikan panggang dan sayur-sayuran yang dimasak oleh ibuku. Untung juga menginap di apartemen via AirBnB :)