Sabtu, 19 Agustus 2017

Hari Sabtu Untuk Silaturrahim (Family Project #7)

Assalamu'alaikum!

Hari ini Sabtu, artinya ada bapak di rumah! Yeaaayy!! Hampir tiap hari libur sepertinya kami selalu pergi keluar rumah, entah makan di luar (membebaskan ibu dari tugas memasak hehhe) atau jalan-jalan. Hari ini, kami ada banyak agenda:

Silaturrahim ke mas Makmun & istri yang baru punya baby!

1. Membeli perlengkapan untuk membuat DIY Busy Board
Busy Board adalah ide bapake untuk Family Project kami. Busy board adalah satu papan yang berisikan berbagai alat sehari-hari misalnya kunci, grendel, retsleting, stop kontak dan saklar (tanpa listrik), bel, hingga kalkulator... Apapun yang sebenarnya lebih disukai bayi daripada mainan khusus bayi yang dijual di toko-toko.

Sebenarnya busy board sangat bagus untuk bayi 6 bulan ke atas yang sudah bisa duduk sendiri. Nah, Z sudah hampir 2 tahun nih. Apa nggak terlambat untuk mulai memberikan busy board? Enggak juga sih. Perlengkapan sederhana yang dipasang di busy board ini dapat menstimulasi motorik halus anak ketika mengutak-atiknya, juga baik untuk latihan koordinasi mata dan tangan.

Tadi ibu turun ke toko peralatan bangunan sementara bapak dan Z nunggu di mobil agar sewaktu-waktu tukang parkir butuh mobil mundur, bapak bisa segera mundurin mobil. Z juga suka main setir-setir di dalam mobil, yang khusus dibolehkan hanya kalau mobil sedang parkir. Ibu beli grendel, engsel, kait, saklar, dan stop kontak. Untuk papannya, masih ada kayu rak dari IKEA yang 2 tahun lalu dibeli tapi sampai sekarang nggak dipasang-pasang juga hihii. Mending buat mainan aja deh!

2. Menjenguk teman yang baru lahiran di rumah sakit
Kami sekeluarga juga menjenguk mas Makmun dan istrinya yang baru lahiran di RS. Saat menjenguk jadi terasa seperti reuni kecil-kecilan admin lab kampus, ada mas Rivo (dengan keluarga), mas Helmy, juga Yaniz (dengan keluarga). Senang banget, apalagi bisa mempertemukan Z dengan anaknya mas Rivo (Tango) dan anaknya Yaniz (Orlin) yang seumuran.

3. Makan mie Belitung
Pulang dari RS, bingung mau makan apa yaaa... Malas nge-mall, kami putuskan makan di ruko-ruko sekitar Kelapa Gading. Ada Mie Belitung Semoy (halal)! Kangen juga dengan cita rasa Mie Atep dari Belitung, nostalgia jaman liburan sebelum ada Z. Ternyata di sini pun mie-nya enak! Sebelum pulang kami membungkus 2 porsi mie lagi untuk dibawa ke rumah eyangnya Z.


4. Main ke rumah Eyangnya Z
Tiap minggu, seperti sudah jadi kewajiban kami untuk silaturrahim ke rumah bapak ibu (mertuaku). Alhamdulillah masih pada sehat, dan jarak rumah pun hanya 40-60 menit (termasuk dekat untuk ukuran Jakarta, yaaa). Di sini Z susah sekali tidur siang, maunya maiiiin aja. Ada ponakanku juga sedang main.

Nah lucunya, waktu sepupunya Z --mas N-- mau pulang ke rumahnya, Z sedih sekali dan minta ikut! Ibu dan yang lainnya agak nggak yakin, karena meski Z hampir 2 tahun, ia masih mimik ASI langsung dan belum pernah lepas dari ibunya sejak mbak Sum (ART yang dulu) pulang kampung. Dulu aku berani beberapa kali ada acara 2-3 jam di luar rumah, sementara Z diladeni mbak Sum.

Nah ini Z minta ikut mas N :))) Akhirnya karena kami penasaran, kami biarkan saja ia pergi bersama mas N, bude dan pakdenya. Selama sejam di sana, selalu ada update-an di grup whatsapp keluarga, foto-foto Z bermain riang gembira. Mainannya mas N banyak ya! Hahahahaa...

Asik main di rumah mas N
Ibu sampe bingung di rumah eyangnya Z. Kok hampa ya gak ada yang dijagain (ahaha lebay!). Tapi nggak lama kemudian, tau-tau mas N sekeluarga plus Z, sudah sampai di rumah eyang lagi. Katanya tadi nangis-nangis cari ibuk! Oalah leee... Untung rumah pakde budemu dekat rumah eyang yaaa...

#KuliahBundayIIP #Tantangan10Hari #MyFamilyMyTeam #Level3 #Day6