Jumat, 03 Februari 2017

Review: Boba 4G Baby Carrier

Sesungguhnya baby carrier adalah anugerah bagi emak-emak yang kurang terampil pakai gendongan kain tradisional. Dengan sedikit latihan dan beberapa detik pasang gesper, si bayi tergendong aman, nempel di badan ibunya. Dua tangan pun masih bisa bebas mengerjakan yang lain. Bagi yang pernah lihat Instagramku sedang menggendong bayi dengan gendongan depan, produk baby carrier yang kupakai adalah Boba.

Umur 4.5 bulan, pakai infant insert. Pertama kali bapake bisa menggendong bayi sampai ketiduran: diajak jalan ke mall hihihi.

Sejak hamil, aku udah penasaran dengan berbagai merk baby carrier. Dulu sempat kepingin Ergobaby, tapi setelah banyak banget yang pakai dan muncul banyak tiruannya, rasanya jadi malas beli. Lalu nemu merk Boba, yang fiturnya nggak se-dahsyat Ergobaby 360 (Ergobaby yang bisa gendong bayi berbagai posisi, hadap ibu, hadap depan, atau dijadikan backpack). Dari segi harga pun, Boba masih lebih terjangkau daripada Ergobaby original yang hanya bisa 2 posisi.

Sempat galau sih, karena di umur 4 bulanan kan si bayi suka banget gendong hadap depan. Boba nggak bisa buat bayi hadap depan. Kalau mau beli Ergobaby 360 pun harganya 2 jutaan rupiah. Untuk sebuah gendongan, bagiku harga segitu nggak masuk budget. Ditambah lagi, Ergobaby belum bisa dipakai bayi di bawah 6 bulan kecuali nambah beli infant insert. Alamak makin tinggi lagi donk budget-nya.


Setelah browsing-browsing, ternyata ada alasan kenapa Boba nggak mengeluarkan produk untuk bayi menghadap depan. Baca: http://www.boba.com/nine-reasons-not-to-carry-your-baby-facing-out & http://www.westernbloc.com/pages/boba/faqs.html

Yang intinya adalah, menggendong bayi hadap depan menyebabkan tumpuan berlebihan pada pelvis dan tulang belakang bayi yang sedang tumbuh. Posisi kaki bayi yang aman di carrier harusnya membentuk seperti huruf M / seperti kaki katak. Beberapa perusahaan baby carrier yang bisa menghadap depan, menyarankan posisi hadap depan hanya dilakukan selama waktu terbatas. Tak ada support bagi leher dan kepala jika bayi tertidur. Bayi pun tak bisa menghindar jika ada over-stimulasi, sementara ibu / penggendong tidak bisa langsung melihat cue / tanda-tanda yang ingin disampaikan bayi.

Oke makin mantap beli Boba deh. Eh maksudnya, mantap nggak usah beli yang mahal dengan fitur hadap depan :p Kebetulan waktu itu ada promo diskon di suatu olshop, aku bisa beli Boba diskon 30%. Alhamdulillaaah...

Umur 7 bulan. Kaki sudah menggantung keluar :D


Setelah beli, gimana review Boba Carrier-nya?

Yang aku paling suka dari Boba carrier adalah:

  • Sudah ada infant insert-nya! Wah ini! Infant insert Boba berupa dudukan kecil yang dapat dipasang di dalam carrier, untuk membantu bayi duduk dengan posisi M (frog like) sebelum ia berusia 6 bulan. Atau, antara 3.17 kg hingga 6.8 kg (7 to 15 lbs). Setelah berat bayi mencapai 6.8 kg, bayi bisa duduk tanpa infant insert. Baby Z mulai digendong di Boba waktu berumur 4.5 bulan - ada di foto pertama. Kakinya masih muat di dalam Boba, belum menggantung :D
  • Ada foot strap, untuk balita yang sudah cukup panjang dan dirasa dudukannya kurang bisa menopang kakinya. Kalau dari webnya, kemungkinan foot strap ini mulai diperlukan antara usia 1.5-2 tahun.
  • Ada sleeping hood, lumayan kalo bocah udah bobo di gendongan (yes, baby Z sering tidur di gendongan! Kalo tidur di stroller susaaaah banget!), tangan ibu nggak perlu pegangin kepala bocah. Sleeping hood membantu menjaga kepala bayi nggak goyang-goyang ketika tidur.
  • Bisa sambil nyusuin. Pernah sambil gendong sambil nyusuin, sambil dorong keranjang belanjaan. Bisa! Cuma makin gede si bocah, makin sulit nyusuin sambil jalan. Berhubung bocahnya makin tinggi sementara posisi ASI-nya nggak nyampe huahahahaaa (sudahlah nggak usah dibayangkan). Jadi mending duduk dulu sebentar, atur posisi, kalau perlu PD agak diangkat supaya dekat ke mulut bayi.
  • Ada karet untuk merapikan strap yang terlalu panjang, supaya nggak kewer-kewer. Dulu aku nggak tau fungsinya karet itu, trus salah penggunaan. Akibatnya melar deh karetnya T_T Padahal itu karet jenius banget sih seandainya nggak rusak! Harusnya sisa strap digulung, lalu diikat dengan karet, jadi rapi.
  • Ada pengunci untuk tali tasnya ibu, sehingga sambil jalan, posisi tas nggak melorot dari pundak.
  • Harganya lebih terjangkau dari merk yang "E" itu.
Umur 1 tahun, tidur dengan sleeping hood (dilepas 1 sisi supaya bisa difoto :p)

Gimana cara pakai Boba?

Ada tutorialnya kok sis di website-nya Boba. Lengkap dengan video! 
Lengkap amat sis link-nya? Well I'm a happy customer :) Seneng aja sih kalo ada yang cocok juga pakai Boba. Kamu udah coba? Atau cocok dengan merk lain?