Rabu, 26 Oktober 2016

Drama ASI #3: Milk Blister, Mastitis, dan Nasihat Abang Gojek

Assalamu'alaikum!

Kupikir, kunjungan ke klinik laktasi cuma urusan di awal-awal lahiran aja. Ternyata di usia bayiku yang 11 bulan, aku harus kembali menemui dokter laktasi.

Masalahnya adalah pada suatu hari, payudara kananku terasa nyeri ketika dibuat menyusui. Saat kuteliti, ada bintil seperti jerawat di ujung puting! Bintil itu berwarna putih. Yaaaa seperti jerawat matang T_T Sakitnya jangan ditanya. Saat disusui, aku harus menahan tangis huhuhu...

Setelah browsing, aku yakin bintil ini bernama Milk Blister. Asalnya dari sumbatan ASI. Di sebagian payudara memang terasa ada gumpalan keras. Bisa terjadi karena ASI nggak dikosongkan (sehingga sisa-sisa ASI menyumbat saluran air susunya), atau karena tekanan (misal pemakaian bra yang terlalu ketat) - kalau dalam kasusku sepertinya karena aku menyusui sambil tiduran, jadi bagian payudara ada yang tertekan ke kasur.

Senin, 24 Oktober 2016

Review Wardah DD Cream & Dark Color Intense Matte Lipstick

Assalamu'alaikum!

Bulan lalu aku dikirimi produk Wardah DD Cream oleh Sociolla. Pikirku, apaan nih DD Cream? Baru juga pakai BB cream, belum coba CC cream, eh udah ada DD cream aja. Bagi pecinta produk beauty, DD cream tentu udah nggak asing lagi. Tapi bagi aku, emak-emak rumahan yang jarang dandan, pentingkah punya DD cream segala??


Terus, aku juga punya 2 lipstik Intense Matte keluaran Wardah yang lagi ngetren. Aku pilih shade warna gelap, yaitu Choco Town dan Lady Burgundi, supaya kelihatan kekinian :p Cocok nggak ya di aku? Tahan lama nggak ya? Recommended gak ya?

Selasa, 11 Oktober 2016

Jalan-jalan di Tarakan dalam 1 Hari

Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan panjang bersama si bayi ke Tarakan, kami bisa beristirahat di hotel Swiss-Belhotel. Hotel kuno, yang konon sudah paling bagus di Tarakan hehehe.

Hari pertama di Tarakan, aku dan baby Z main ke rumah oom S & tante N dari pihak suami, sementara pak suami kerja. Hari kedua, suami sudah selesai pekerjaannya. Kami sekeluarga diajak city tour oleh oom S dan tante N.

Karena ada Jum'atan dan beberapa hal lain, kami baru cabut dari rumah sekitar pukul 3 sore. Walah sebentar juga sudah magrib yakkk :p Cukupkah waktu sesingkat itu untuk berkeliling Tarakan??

Rabu, 05 Oktober 2016

Pantyliner? Yay Or Nay?

Assalamu'alaikum.

Aku termasuk salah seorang pengguna setia produk pantyliner. Gara-gara tiap bulan menjelang menstruasi, pasti daerah sana terasa lembab. Hari biasa pun jika aktivitas sedang padat, keputihan sering datang. Bagi yang tau rasanya keputihan, risih banget 'kan! Rasanya pengen segera ganti pakaian dalam, tapi tentu repot apalagi kalau sedang bepergian.


Kebutuhanku terhadap pantyliner makin menjadi-jadi ketika aku hamil tahun lalu. Perubahan hormon bikin aku keputihan parah, sampai stress karena lembab luar biasa. Kalau harus ganti pakaian dalam, mungkin aku bisa menghabiskan 10 potong dalaman dalam sehari. Ya, separah itu! Aku sempat minta obat ke obgyn, sembuh agak bersih sekitar 2 minggu, lalu si putih kembali lagi. Akhirnya aku pasrah deh. Aku terima aja, kalau keputihan ini ada bersamaku selama hamil. Sepanjang kehamilan, aku bergantung pada pantyliner untuk menjaga area 'sana' tetap kering.

Dulu, aku sempat malu ketika harus pakai pantyliner. Apa semua wanita mengalami 'lembab' yang sama, atau cuma aku yang nggak bisa jaga kebersihan? Perasaan segala tips mencegah keputihan sudah dilakukan, seperti melap kering area kewanitaan setiap habis dari kamar kecil. Eh, ternyata yang butuh pantyliner bukan cuma aku lho! Blogger hits Fifi Alvianto juga setia menggunakan pantyliner, karena praktis di tengah aktivitas yang segudang, curhatnya di event Unicharm Pure Style Gathering.

Baca terus ya untuk tau kenapa kita butuh pantyliner, dan apakah pakai pantyliner itu aman bahkan untuk bumil?