Jumat, 24 Juni 2016

6 Tips Gaya Lebaran Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Assalamu'alaikum, ibu-ibuuu...

Idul Fitri kurang 2 minggu lagi! Rencananya pada mau pulang kampung atau silaturrahim di dekat rumah aja? Apapun rencana Lebaran-nya, minumnya pasti teh botol sebagai wanita pasti sudah kepikiran donk mau pakai baju apa? Baju baru alhamdulillah, untuk dipakai di Hari Raya. Tak punya pun tak apa-apa, masih ada baju yang lama. Lho kok jadi syair lagunya Enno Lerian :p


Alhamdulillah Lebaran tahun ini aku sudah menyandang status sebagai ibu. Pergi kemana-mana pasti ada si bocah nempel di gendongan :D Ibaratnya, my baby is my accessory deh hehehe.

Sejujurnya setelah melahirkan, aku agak slebor dalam berbusana. Mau ke mall cukup pakai blus kancing depan, jilbab seadanya, kusut pun tak apa. Dalihnya: "Sudah ada bayi mana sempat dandan?' Eh tapi 'kan untuk momen spesial seperti Lebaran, harus berusaha tampil sebaik-baiknya. Apalagi mau sholat Ied dan berkunjung ke rumah saudara-saudara.

Setiap wanita pasti kepingin tampil cantik, tak terkecuali ibu hamil dan menyusui. Buat emak-emak, cantik harus tetap nyaman. Lupakan dulu slogan "Beauty is Pain". Untuk bumil, udah bawa perut segede bola masa iya mau bersusah-susah pakai high heels. Dan untuk busui, sepertinya baju wajib ada bukaan depan ya ;) Jadi lupakan dulu long dress dengan zipper di belakang.


6 Tips Gaya Lebaran Nyaman Untuk Ibu Hamil dan Menyusui:

1. Pilih bahan baju yang adem dan berpotongan agak longgar

Ibu Hamil:
Mengapa baju adem dan longgar? Karena ibu hamil mudah berkeringat, dan perutnya besar (ya iyalah).

Ibu Menyusui:
Saat menyusui pun, baju longgar jadi nilai plus karena terasa nyaman. Kadang perut 'kan belum kembali singset :p Trus ketika menyusui juga butuh utak-atik bra menyusui, sehingga susah kalau pakai baju terlalu ketat.

2. Pastikan ada akses untuk menyusui

Ibu Hamil:
Meskipun masih hamil, nggak ada salahnya untuk mulai beli baju yang bisa digunakan hingga masa menyusui.

Ibu Menyusui:
Baju berkancing depan atau baju khusus menyusui dengan bukaan tersembunyi di bagian dada adalah hal wajib! Jangan sampai nanti anaknya sudah ingin menyusu, ternyata pakai blus retsleting belakang. Walah salah kostum deh...

3. Aksesoris nggak ribet

Aksesoris perempuan banyak banget nih. Jilbab, tas, sepatu, gelang, kalung...

Ibu Hamil:
Pilih sepatu yang mudah dikenakan, karena perut mulai membesar dan susah untuk membungkuk ketika pasang sepatu. Hindari juga penggunaan heels yang terlalu tinggi.

Ibu Menyusui:
Ups, kalau mau menggendong bayi sepertinya nggak bisa pakai kalung ya? Pasti ditarik-tarik :D Kalau masih hamil sih boleh lah puas-puasin bergaya dengan segala aksesoris.

Untuk sepatu, pilih model slip on. Karena saat silaturrahim akan banyak lepas-pasang sepatu. Belum lagi jika harus sambil menggendong anak, pasti ribet kalau sepatunya bertali atau memiliki buckle yang harus dipasang.

Jilbab ala instant shawl juga memungkinkan ibu-ibu tampil rapi dalam beberapa detik. Pas banget sebagai pilihan aksesoris.

Sepatu slip on EDBERTH - Blus kancing depan dan longgar MYBAMUS
Semua ada di Hijabenka

4. Pilih bahan baju yang nggak mudah kusut

Ibu Menyusui:
Tentunya saat Lebaran, kita nggak ingin terlihat kucel donk. Setelah dandan rapi, 30 menit kemudian kusut sana sini karena menggendong. Bahan baju seperti kaos jersey, sifon, cerutti, polyester, dan beberapa jenis katun relatif tidak mudah kusut.

5. Menghindari terlihatnya noda susu

Ibu Menyusui:
Ketika menyusui, kadang tanpa sengaja terjadi rembesan atau tetesan ASI. Kain bermotif atau layer di bagian dada dapat menyamarkan noda tersebut.

Bahan satin atau yang berkilau lebih rentan memperlihatkan bekas cairan, entah iler, gumoh, susu, sampai makanan. Jika takut ada bekas ASI, akali dengan penggunaan jilbab yang menutup dada atau berikan layer seperti vest atau cardigan.

6. Membawa baju cadangan

Ibu Hamil:
Pernah waktu hamil dulu, aku pakai gamis cantik saat berkunjung ke rumah eyang. Ternyata lama-lama panas (namanya bumil ya, gampang kegerahan), akhirnya aku dipinjami blus katun oleh ibuku.

Ibu Menyusui:
Terkadang ibu sudah dandan rapi, tahu-tahu bayinya gumoh di baju! Hihihiiii, selain basah kuyup bisa ada bau semriwing juga :p Satu baju yang bersih bisa jadi penyelamat mood terutama kalau masih banyak tempat yang harus dikunjungi.

---
Nah, berikut ini contoh padu padan busana Lebaran yang bumil dan busui friendly, dengan foto produk yang diambil dari web Hijabenka.

Pastel Chic

Warna pastel yang lembut bisa jadi pilihan untuk tampil cantik di saat sholat Ied. Outer yang memiliki detail unik, cocok untuk ibu hamil dan menyusui. Plusnya, untuk busui, outer juga bisa menjadi penutup ketika menyusui bayi lho.

Padukan dengan aksesoris berupa hijab berwarna pink pastel, misalnya Fraya Instant Shawl dari LAMAK. Instant shawl memungkinkan ibu-ibu tampil rapi dalam tempo waktu sesingkat-singkatnya :D Tas berwarna emas yang lembut juga bisa menjadi pelengkap yang cantik untuk baju bernuansa pastel.

Abaya by Restu Anggraini
Instant shawl by Lamak
Shoulder bag by Coup Belle
Semua ada di Hijabenka

Cool Monochrome

Monochrome, adalah paduan 1 warna dalam gradasi muda hingga tua. Paduan monokrom yang paling populer adalah hitam, abu-abu, dan putih. Blus selutut yang simple bisa menjadi pilihan untuk silaturrahim. Padukan dengan instant shawl bermotif untuk memberi karakter, serta sandal platform kekinian yang mudah digunakan.

Tunik by Kamea
Instant shawl by Lamak
Platform sandal by Mollinic
Semua ada di Hijabenka

Fun and Colorful

Untuk yang suka tabrak warna, baju berwarna terang dipadukan dengan hijab segiempat motif bunga yang cantik bisa membuat ibu terlihat lebih muda dan ceria. Padukan dengan aksesoris berwarna netral seperti sepatu Melissa dengan detail pointy yang unik.

Dress by Shazaa
Hijab by Bouquet By Rania
Sepatu by Melissa
Semua ada di Hijabenka

Masih ada 2 minggu lagi untuk menyiapkan baju Lebaran :D Kalau kamu, paling suka gaya seperti apa?

PS: Semua foto produk diambil dari web Hijabenka