Selasa, 31 Mei 2016

8 Hal yang Disuka di Hotel Alila Solo

Assalamu'alaikum...
Bulan lalu, sewaktu baby Z berusia 5.5 bulan, suami ada kerjaan di Solo. Diboyonglah aku dan baby Z untuk pergi bersama (baca: Pertama Kali Baby Z Naik Pesawat). Akomodasi yang dipilih adalah Hotel Alila Solo, yang merupakan cabang dari Alila Resort Bali.


Pada akhirnya, kami jatuh cinta pada hotel ini. Selain ramah untuk bayi (baby-friendly), hotel ini memanjakan kelima panca indera. Ini dia 8 hal yang aku suka dari Alila Solo.

1. Suasana nyaman dan modern tapi Indonesia banget

Dari luar, tampilan hotel terkesan modern tapi tetap berciri khas Indonesia. Desain kaca dihias dengan motif batik kawung. Lobby pun didekorasi dengan hiasan lempengan bermotif batik dan wayang.

Di depan lobby, lihat kacanya bermotif kawung modern
Lobby hotel Alila Solo
Lobby Alila Solo
Sebagai orang bertipe visual, detail-detail kecil pada desain hotel ini sangat memanjakan mataku :D

2. Kamar luas, ada sofa yang bisa digunakan untuk ganti popok bayi

Desain kamar dengan dinding hias membuat suasana jadi nyaman. Meskipun awalnya agak serem melihat wallpaper bertema wayang, lama-lama terbiasa hihihi.


Berhubung membawa bayi, hal yang terlebih dahulu aku cari di kamar hotel adalah space untuk ganti popok :D Di hotel manapun, aku biasa mengatur satu tempat sebagai changing station dengan alas perlak, kumpulan toiletries bayi (minyak telon, diaper cream), serta stok baju bayi.

Ternyata di dalam kamar deluxe terdapat sofa panjang minimalis, yang pas banget buat jadi baby tafel. Alhamdulillah! Kamar mandi pun luas dan ada dudukan marmer di bawah shower, bisa digunakan untuk mendudukkan bayi (tentunya sambil dipegangin) ketika memandikan.

Baby tafel ala-ala: Perlak, handuk, minyak telon dll.
Kalau suami, dia sangat excited TV di kamar memiliki koneksi untuk kabel HDMI (bisa pinjam kabel ke hotel) sehingga bisa disambungkan dengan laptop. Pas banget kalo mau browsing dengan layar besar, atau nonton koleksi film dari laptop. Sayang waktu itu koneksi HDMI di TV kamar kami bermasalah sehingga harus panggil teknisi hotel.

3. Sarapan mewah, kenyang dan memuaskan

Perut kenyang hati senang. Sarapan di Alila Solo bisa menghabiskan waktu berjam-jam (kalo mau mencicipi semua masakannya). Berhubung bawa bayi, kegiatan sarapanku sih paling pol satu jam saja, keburu bayinya ngantuk. Begitu jam 08.30 terpaksa buru-buru balik ke kamar buat ngelonin bayi. Daripada cranky di restoran =_=" (baca: emaknya sebetulnya masih pengen nyemil-nyemil cantik).


Aku biasa mengambil menu mini quiche pie, sushi (katanya sih halal), salad, susu soya, dan jus semangka segar. Sudahlah nggak usah mikirin food combining atau diet-dietan :p Tak lupa mengambil dessert pannacotta yang enak banget, kalo di salah satu kafe Jakarta bisa dibanderol hingga Rp 30ribuan per cup. Sempat juga mengambil menu nasi liwet. Nggak mau rugi banget ya nih emak-emak.

Jujur aku kangen makan di Alila! Kangen pannacotta-nya!

4. Ada kolam renang dan kids activity room

Alhamdulillah di hotel ini ada kolam renangnya, bisa untuk mengisi waktu selama di hotel. Kolamnya cukup luas dengan dek yang nyaman untuk jalan-jalan pagi. Aku biasa menjemur baby Z di tepi kolam, sementara bapake berenang.


Suatu sore, baby Z ikut dicemplungin ke kolam :D Seneng banget bocahnya! Yang bikin nggak seneng adalah: setelah berenang, bayinya malah nangis saat diangkat dari air. Jadi harus cepet-cepet dihandukin plus dipakein baju. Trus bocahnya masih menatap nanar ke arah kolam, seolah minta dicemplungin lagi.

Sensor! Baby Z belum punya baju renang bayi hihihihii
Di daerah kolam renang ini juga ada kids activity room yang isinya permainan anak-anak. Cocok buat yang anaknya udah gedean kali ya. Tapi berhubung baby Z nggak masuk ke sana, nggak ada fotonya deh.

5. Toiletries ala aromateraphy

Walaupun sudah pernah janji nggak mau bawa-bawa toiletries dari hotel lagi (baca: Pecinta Gratisan vs Gaya Hidup Minimalis), ternyata toiletries hotel Alila sangat menggoda untuk dibawa pulang! Pasalnya, pas aku coba mandi pakai sabunnya, wanginya kok enak banget seperti lemon dan sereh. Saat kubaca, ingredients-nya juga alami seperti sabun handmade ala Bali.

Coba keramas pake sampo dan kondisionernya, alamak rambut pun jadi harum dan lembut. Aromanya senada dengan sabunnya, bikin pengalaman mandi jadi holistik *halah.

Ternyata rangkaian produk Alila ini bisa dibeli di shopalila.com. Kalo beli di situsnya, satu produk shower gel aja bisa $7.5 harganya. Kualitasnya memang bagus sih seperti produk spa! Untung ada yang kubawa pulang.

6. Hotelnya ramah untuk bayi

Selain poin nomor 2 di atas (bisa setting baby tafel di kamar), ketika ngobrol dengan staf hotel, kami ditawari apa yang bisa mereka lakukan untuk membuat baby Z lebih nyaman stay di hotel. Aku menanyakan, apa ada ember yang bisa dipinjam untuk mandinya bayi. Eh ternyata mereka punya donk!

Dipinjamin bak mandi bayi. Oiya ini kamar mandi sebetulnya luas banget, toilet dan shower dipisah.
Trus tau-tau di kamar ada baby crib spesial buat baby Z! Tapi nggak aku pakai sih, karena baby Z selalu nyusu ketika tidur hehehe.


Pernah juga ketika sarapan, di meja makan disediakan alat makan bayi. Wowww all out banget pelayanannya. Aku sampai bilang, baby Z belum mulai makan karena (saat itu) masih 5 bulan :D

7. Lokasi strategis dekat mall dan kafe

Yang paling penting ketika ditinggal bapake kerja pagi-sore adalah: dimana aku makan? Untungnya di hotel ini ada kafe Liberica dan satu kafe lagi (lupa namanya) yang jual aneka makanan dan minuman hits ala kafe. Mau sandwich, bisa. Mau nasi plus chicken curry, ada. Mau pizza, lengkap.

Trus kalau budget sudah mepet gak sanggup 'makan cantik' di kafe, tinggal jalan kaki 300-an meter dari hotel, ada Solo Square :D Aku jalan ke sana bawa stroller, lumayan dekat kok! Ada A&W, Rice Bowl, Tong Tji, d'Cost dan lain-lain yang cukup ramah di kantong.

8. Memanjakan kelima panca indera

Pada akhirnya, pengalaman menginap di hotel Alila benar-benar membuatku dan suami terkesan. Sampai teringat di kelima panca indera:
  1. Penglihatan: Desain interior yang cantik dari luar hotel, lobby, hingga ke kamar. Kolam renang yang ditata apik. 
  2. Pendengaran: Alunan musik di lobby bikin hati adem
  3. Penciuman: Aromaterapi dari lobby sampai ke kamar sangat menenangkan, sepertinya lemongrass (sereh) dan jeruk atau lemon. Bahkan sensasi wangi ini makin terasa kalau mandi dengan toiletries-nya Alila.
  4. Peraba: Seprai dan bantal yang nyaman di kulit. Trus sabun dan body lotionnya selain wangi juga bikin lembut beneran. Kualitasnya bagus.
  5. Pengecap: Makanan yang enak-enak dan bahannya segar, bahkan ada pannacota lembut yang kalo dijual di kafe pasti harganya mahal!

Ini pas baby Z dijemur :D

Bener-bener pengen balik lagi deh. Kalau dipikir-pikir, Indonesia memang surganya hospitality. Untuk mengalami 'kemewahan' seperti ini, di luar negeri mungkin bisa jutaan rupiah semalam. Tapi di Alila Solo rate-nya di bawah 1 juta.

Jadi kalau mau memanjakan diri dari penatnya hingar bingar kota, boleh lah terbang ke Solo, berwisata kuliner lalu menginap di Alila Solo :)

Eh iya ini bukan postingan berbayar lho hihihi, reviewnya beneran dari hati! Kamu punya pengalaman nginap di hotel yang bikin terkesan? Share yaaa..