Jumat, 29 Januari 2016

Skincare: Secret Key STE vs SK II FTE

UPDATE 2017: Aku sudah gak pakai Secret Key lagi karena perusahaan tersebut juga memproduksi skincare dengan bahan babi... Tapi belum mencoba konfirmasi ke perusahaannya sih apakah STE bersentuhan dengan bahan tidak halal tersebut atau enggak...

Assalamu'alaikum!
Sekitar dua tahun lalu, setelah prihatin dengan kondisi kulit yang tampak kusam dan kalah mulus dibandingkan kulit ibu mertua (huahahaha), aku mulai tertarik mencoba essence dari fermentasi beras yang populer di kalangan beauty blogger.


Sebagai seorang pemalas dalam dunia perawatan muka, sepertinya essence-essence itu menawarkan kepraktisan. Bisa jadi one stop solution gak ya?

Masalah Kulitku

Jenis kulitku berminyak dan mudah terserang jerawat, apalagi menjelang menstruasi. Pori-pori besar. Ada bekas-bekas parut hasil kegatelan tangan utak utik jerawat di masa muda dulu (eits, sekarang juga masi muda kok!). Warna kulit nggak merata. Pokoknya banyak keluhan deh... Kalo diterusin list-nya bisa panjang banget. Entah memang bermasalah, atau kurang bersyukur ya? Hahaha...

Kondisi kulit paling bagus terjadi ketika aku perawatan menjelang nikah, di Mir*cle clinic. Tapi alamak krimnya banyak banget, ada krim pagi, krim malam, ada yang ditaruh di kulkas. Ribeeet... Pengennya merawat kulit tuh yang praktis. Pengen ada satu produk yang bisa menyelesaikan semua problematika kulit (ngarep!).

Berkenalan dengan Treatment Essence

Setelah nikah terpengaruh lihat iklan Facial Treatment Essence (FTE) SK II, kok meyakinkan banget. Kulit (modelnya) bisa mulus dan cerah seperti porselen. Tapi harganya 700-ribuan sebotol. Sebagai seorang newbie, aku belum berani menginvestasikan duit segitu untuk urusan kecantikan.

Waktu lihat-lihat makeup Korea, aku jadi tau kalau ada beberapa merk kosmetik Korea yang membuat 'dupe' alias 'tiruan' dari FTE SK II. Harganya pun jauh lebih terjangkau. Ada merk Missha, ada juga Secret Key. Selidik punya selidik, di forum-forum, banyak yang puas menggunakan Starting Treatment Essence (STE) Secret Key.

Kalau zat fermentasi beras di SK II dinamakan pitera, di Secret Key mereka menyebutnya galactomyces. Tapi intinya sama-sama dari beras.

Review Secret Key Starting Treatment Essence (STE)

Awal  2014, aku mencoba beli travel size STE Secret Key 30 ml, kalau tidak salah seharga Rp 80-ribuan sebotolnya (30 ml). Aku mengkombinasikan perawatan tersebut dengan Snail Gel Treatment Secret Key, yang diaplikasikan setelah menggunakan essence.

Klaim produk STE:
1. Wrinkle Improvement
2. Even Skin Tone
3. Whitening
4. Increase Elasticity
5. Relieve Skin
6. Hydration
7. Oil Controlling

Setelah menggunakan semingguan, kulit memang tampak membaik. Lebih cerah. Pori-pori yang gede seperti mengecil, meskipun masih tetep kelihatan *ya kalo mau ngilangin pori mah harus di-laser kali mukanya*. Kulit wajah yang biasanya seperti pabrik minyak pun menunjukkan perbaikan, minyaknya lebih terkontrol.

Dalam waktu hampir 2 bulan, habislah sudah itu botol 30 ml. Lalu aku nyoba beli seri STE yang limited edition (rose). Klaim-nya, galactomyces lebih banyak, kandungannya pun lebih alami.

Di akhir bulan ketiga pemakaian (2 bulan STE biasa + 1 bulan STE limited edition), efek-efek perbaikan kulit berhenti. Warna kulit muka tetap sama, ukuran pori tetap sama, kemulusan kulit seperti porselen belum tercapai. Yah, padahal kan eike pengen mukanya bisa semulus Song Hye Kyo XD XD XD

Karena lihat efeknya udah nggak bisa lebih baik lagi (meskipun nggak kembali memburuk), mulailah aku males-malesan pakai produknya. Dan akhirnya ditinggalkan. Alhamdulillah setelah berhenti pakai produk, kulit nggak ketergantungan.


Review SK II Facial Treatment Essence (FTE)

Setelah lama nggak merawat muka, di bulan Februari 2015 menjelang ultah, suami nawarin beliin SK II huahahahahaa. Antara senang dan curiga, sepertinya ini kode kalo muka istrinya lagi mbulak (kusam, red). Zzzz. Ya memang sih waktu itu muka mulai kasar dan gampang jerawatan lagi.

Dengan harganya yang mahal, aku mengharapkan hasil 'lebih' daripada ketika aku pakai STE.

Dua minggu pemakaian, tekstur kulit membaik. Alhamdulillah juga, nggak terjadi efek purging yang dirasakan beberapa orang ketika baru menggunakan SK II ini.

Namun perbaikan kulit ini nggak dramatis. Nggak ada tuh kulit mulus kayak artis  Korea. Setelah sebulan pemakaian, aku mulai mengurangi rutinitas penggunaan SK II FTE karena hamil. Saat awal hamil dulu nggak berani pakai macam-macam ke kulit, apalagi SK II ada metil paraben-nya (ada yang bilang turunan paraben sebaiknya dihindari). Dan akhirnya stop penggunaan sama sekali.

Di trimester akhir kehamilan, kondisi kulitku berubah menjadi kombinasi, dan super kering di bagian pipi sampai ngelupas-ngelupas. Aku browsing, katanya sih SK II aman buat bumil. Jadi aku coba pakai lagi.

Setelah beberapa minggu pemakaian, ketemu teman, katanya aku makin glowing *padahal nggak merasa demikian, ahayyy. Entah glowing karena hamil atau karena SK II ya :p

Habis lahiran pun aku lanjut pakai SK II tanpa tambahan produk skincare lain - karena sempatnya cuma ini doank hahaha. Sampe sekarang minyak terkontrol dan jadi jarang jerawatan. Sayangnya muka masih terlihat kusam karena ada lingkaran hitam di mata akibat kurang tidur. Sepertinya butuh krim khusus mata, nggak bisa mengandalkan FTE saja.

Bahan SK II FTE, menurut webnya:
Key Ingredients: Pitera mengandung vitamin, amino acids, mineral dan organic acids yang bekerja secara bersamaan untuk proses peremajaan kulit agar kulit dapat berfungsi secara optimal.
Other Ingredients: Galactomyces Ferment Filtrate, Butylene Glycol, Pentylene Glycol, Water, Sodium Benzoate, Methylparaben, Sorbic Acid.


Kesimpulan, Secret Key STE vs SK II FTE

Secret Key STE

+ Harga terjangkau
+ No paraben
+ Baunya lebih tolerable
+ Menormalkan kulit, jadi jarang jerawatan
+ Harga terjangkau
- Setelah 3 bulan pemakaian, efeknya berhenti *tapi kulit nggak memburuk, ya tetap di kondisi tersebut*

SK II FTE

+ Menormalkan kulit, jarang jerawatan
+ Mengurangi kulit kusam
+ Mengurangi minyak
- Baunya apek
- Mahal, tapi pemakaiannya bisa untuk berbulan-bulan
- Masih mengandung turunan paraben
- Setelah beberapa bulan pemakaian, efeknya berhenti *tapi kulit nggak memburuk, ya tetap di kondisi tersebut*

Bottom line, kedua jenis essence bekerja dengan baik untuk menormalkan kondisi kulitku yang kadang berminyak, kadang berjerawat, kadang kering sampai mengelupas. Tapi jangan harap kulit yang kusam kasar tiba-tiba jadi kinclong kayak porselen hanya dengan pemakaian essence saja. Kecuali kalau pada dasarnya kulitmu udah mulus lus lus halus yaaa :D Pastinya dibutuhkan treatment tambahan untuk mengoptimalkan hasil kerja treatment essence-nya. Misalnya eksfoliasi, pelembab, sunscreen, serum dll.

Namun dibandingkan kondisi kulit tanpa perawatan apapun, penggunaan essence cukup memberi perbedaan. Terutama kalau merasa 'nggak sempat' melakukan ritual perawatan wajah yang panjang.

Jadi? Pilih mana?
Sesuaikan aja budget kamu :D Untuk pemula boleh lah coba Secret Key dulu, siapa tau berhasil. Jangan lupa, perawatan kulit itu cocok-cocokan. Cocok di aku belum tentu cocok di kamu, begitu pula sebaliknya. Kalau ada, beli dulu sample size-nya supaya tau cocok atau enggak, daripada terlanjur beli mahal-mahal.

Kamu ada pengalaman dengan kedua produk essence ini? Share yuuukk...