Kamis, 20 Agustus 2015

Prenatal Yoga & Birth Education Class

Assalamu'alaikum,

Weekend lalu, aku mengajak suami ikutan Birth Education Class yang diadakan mbak Tia Pratignyo, salah satu pelatih yoga top di Jakarta. Mbak Tia ini sudah menerbitkan buku Yoga Ibu Hamil, dan punya sertifikasi instruktur yoga dari India. Wow banget kan!

Bulan Agustus, kelas edukasinya diadakan di Rumah Yoga, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Ternyata studio yoga ini cozy banget! Peserta pun dibatasi maksimal 5 pasang suami istri, sehingga suasana lebih akrab dan intim.



Selama ini kita banyak dengar cerita dari orang-orang bahwa melahirkan itu sakit dan penuh perjuangan. Di film Hollywood, adegan melahirkan pasti teriak-teriak kesakitan. Sehingga sudah menjadi mindset para bumil, persalinan itu menakutkan. Padahal kalau mau percaya, ada bidan yang menjadi saksi mata beberapa ibu merasakan nikmatnya proses melahirkan, bahkan sampai orgasme ketika bayinya keluar! Coba browsing di youtube deh kalo gak percaya :D


Sesi Prenatal Yoga

Di hari pertama, selama 1,5 jam, para peserta diajak latihan yoga yang gerakannya aman dan bermanfaat buat bumil. Ternyata yang paling fundamental dalam yoga adalah menjaga napas, bukan cuma terpaku di gerakan-gerakan aja. Dengan napas teratur, bumilnya rileks, oksigen yang masuk lebih banyak, aliran darah ke janin pun makin lancar.

Gambaran ruang kelas yang dipakai di acara ini. Sumber gambar: dari sini.

Nah, gunanya pak suami apaan nih di acara ini? Selain dia juga ikut yoga, ada beberapa gerakan yang dilatih berpasangan. Makasih ya pak suami supportif udah nganterin :*

Sayangnya, karena aku ada pelvic pain (salah satu gangguan di masa hamil, dimana pubic bone terasa sakit kalau tumpuan kaki nggak seimbang), beberapa gerakan yoga nggak bisa aku lakukan. Mbak Tia mengingatkan untuk mendengarkan tanda-tanda tubuh, kalau ada gerakan yang bikin nggak nyaman, jangan dilanjutkan. Lalu mbak Tia menyarankan aku rajin latihan yoga mermaid pose untuk menyeimbangkan posisi pubic bone yang terganggu.

Ternyata latihan yoga 1,5 jam cukup bikin keringatan. Selesai yoga, kami dipersilakan lunch break 1 jam. Untungnya di dekat Rumah Yoga banyak restoran: ada Ayam Bulungan, Plaza Blok M, Yoshinoya, dan aneka resto lainnya. Banyak jajanan gerobakan juga sihhh yang tampaknya menarik. Tongseng, toge goreng, dll. Tapi semenjak hamil aku sombong, ga mau makan gerobakan XD XD XD

Sesi Birth Education Class

Sesi dimulai dengan menanamkan paradigma, bahwa melahirkan itu adalah proses alami. Ada 3 kunci agar proses ini berjalan lancar, yaitu pernapasan, relaksasi, dan bergerak aktif menjelang dan saat persalinan. Selain mendengarkan teori-teori, kami juga diajak praktek macam-macam teknik pernapasan dan relaksasi.

Mbak Tia Pratignyo seneng banget karena di batch Agustus ini, pesertanya orang Indonesia semua. Beberapa kelas mbak Tia sebelumnya diadakan dalam bahasa Inggris karena pesertanya bule-bule. Ternyata, di luar negeri, kelas prenatal itu semacam diwajibkan bagi bumil. Jadi bule-bule di Indonesia harus rajin cari info tentang kelas edukasi semacam ini.

Ikut kelas ini bagaikan sedang belajar hypnobirthing. Kita menanamkan affirmasi positif agar persalinan berjalan lancar, bayi sehat, posisi bayi normal sempurna. Nggak jarang suami istri disuruh pelukan (kan halal! Hihihihi...) sambil memegang perut istri, ngajak ngomong dedek di dalam perut.

Di akhir hari kedua, kami semua diajak melakukan simulasi melahirkan! Dipraktekkan lah cara-cara bernapas ketika kontraksi, bagaimana posisi melahirkan yang optimal dimana tulang panggul terbuka lebar (percaya nggak, proses melahirkan dimana ibunya tidur di kasur sebenarnya kurang menguntungkan karena nggak ada bantuan gravitasi untuk mendorong bayi mudah keluar). Sampai pada akhirnya bayinya lahir, skin to skin dengan ibu, IMD, dan plasenta lahir.

Serius suami baru tau lho kalo ada yang namanya plasenta berupa seonggok daging yang 'dilahirkan' setelah bayinya lahir. Dia jadi agak shock karena dikira tali pusat tuh ya nyambung aja ke rahim hihihihi....

Pasangan-pasangan yang ikut kelas prenatal, mbak Tia Pratignyo yang pakai kaos hitam di tengah :D
Bersyukur banget suami mau diajak menghabiskan weekend nambah ilmu tentang proses melahirkan. Bagi istri, kehadiran suami nunjukin kalau dia bener-bener sayang dan supportif, ihiy! Trus, menurutku daripada aku yang ceramah panjang lebar tentang betapa pak suami harus bantu aku rileks dan ngasih dukungan ke aku dari hamil sampe menyusui, lebih mantap kita yang "diberi wejangan" sama instruktur terpercaya.

Alhasil pak suami yang hobi banget gangguin istrinya selama hamil (suka gelitikin lah, ngagetin lah zzzz) lebih mengerem keusilannya dan mulai menerapkan teknik relaksasi buat istri huahahahhaa.... Dipijetin lah eike sesuai titik yang dipelajari di kelas edukasi XD XD XD

Semoga apa yang dipelajari di kelas ini bisa dipraktekkan dan terus diingat sampai hari H lahiran nanti, aamiin!

PS: Buat yang mau tau info kelas Prenatal Yoga & Birth Education Class, tanya aja ke mbak Tia lewat email: tia.prenatalyoga@gmail.com