Kamis, 12 Maret 2015

Tren Baju Muslim dari The Walking Mannequin

Assalamu'alaikum!
Terima kasih kepada IHB, aku berkesempatan menonton fashion show The Walking Mannequin yang terdiri dari 12 desainer MUSE (Muslim Urban Sector). Postingannya telat banget yak acaranya udah hampir 2 minggu lalu, semoga belum basi-basi amaaat...

Putri, kak Mimi, akyu, Aini & Anggi
Yuk kita simak acaranya...


Jreeeeng! Hasil foto kameraku!
Uuuups!!! Berhubung  bukan orang VIP, posisi dudukku dan teman-teman kurang strategis :)) Foto-foto tertutup kepala para penonton, jadi nggak layak tayang di blog deh.

Mari kita googling saja gambarnya! Inilah dia, busana karya 12 desainer Muse yang tergabung di The Walking Mannequin

Dari ujung kiri atas ke kanan bawah: Rani Hatta, Nadjani, Temiko, Maima, Novierock, Kara Indonesia. Keenamnya membawa nuansa monokrom hitam, putih, dan abu-abu.

Highlight dari desain-desain mereka: kita bisa melihat tren busana yang simpel, tegas, edgy, dan modern. Penggunaan outer tampak mendominasi. Selain baju polos, motif kotak-kotak juga banyak digunakan :)

Maima - edited from their instagram
Nadjani membawa nuansa putih-putih - edited from their IG account
Ranihatta bermain di outer vest yang cukup panjang. Looks comfortable! - edited from her IG account
Nah, mari berlanjut ke 6 desainer selajutnya yang 'mulai berwarna' :D
Dari kiri atas: Miss Marina, Vivi Zubedi, Nabilia, Simplymii, Kaimma Malabis, Monel.

Terlihat banyak penggunaan warna pastel lembut seperti krem, moccha, pink, dan biru muda ya! Ada warna bold seperti merah tua yang terlihat cocok dipadankan dengan warna krem seperti di desain Kaimma. Jika koleksi hitam putih sebelumnya lebih berstruktur, desain-desain warna pastel ini terlihat lebih flowy dan girly, namun tetap simpel dan tidak terlalu ramai dengan motif.

My personal favorite... adalah koleksi Vivi Zubedi dan House of Nabilia. Mereka menggunakan kain bermotif unik dan bahannya nggak pasaran. Vivi mengusung nuansa Meksiko dengan motif ala tribal, dan Nabilia konsisten dengan warna pink, putih, dan motif segitiga perak yang eye catchy bikin jatuh hatyiiii...

Koleksi Vivi Zubedi - diedit dari foto IG-nya

Behind the scene:
Sepanjang acara, aku nempel sama Anggi dan Aini. Sebelum show dimulai, kami makan bakso dulu supaya perut nggak keroncongan waktu nonton show :D - TIPS PENTING NOMOR 1!!! Kenyangkan perut sebelum nonton show, karena di dalam hall nggak disediakan makanan! (Yaiyalah)

Memasuki Hall B-Stage 2, antrian sudah cukup ramai. Kami dapat tempat duduk baris ke-4 di belakang kursi yang diperuntukkan untuk undangan VIP. Sayang sekali layout panggung show nggak begitu jelas kelihatan dari tempat duduk kami :( Badan model, setengah ke bawah tertutupi kepala-kepala orang di depan kami hahaha... Alhasil foto-foto pun jadi kurang layak tayang. TIPS NOMOR 2!! Gimana caranya dapat tempat duduk di depan supaya foto-fotonya ciamik! (Harus jadi orang VIP atau Pers kali ya hihihi)

Susunan fashion show mendahulukan rancangan warna monokrom, membuatku ngantuk. Mata berat melihat warna hitam ditampilkan terus menerus. Baru mulai melek lagi setelah koleksi Kaimma yang membawa warna krem dan merah ditampilkan. Mungkin harusnya agak diselang-seling yaaa antara show warna hitam dengan warna lainnya. Pengelompokan yang harusnya membuat rapi justru membuat mataku lelah. TIPS 3 - Bawa permen supaya nggak ngantuk!

Putri, kak Mimi, akyu, Aini & Anggi
Nia, Putri, Amuth, akyu, Fika, Aini & Listia
Tips terakhir adalah, kalau mau meet up jangan di event ramai seperti IFW, dijamin susah ketemu dan susah foto bareng :P Bisa foto dengan desainer-desainer yang ikut IHB (kak Mimi & Fika) aja udah syukur-syukur. Belum lagi pas mau jepret tiba-tiba ada orang lewat depan kamera tanpa rasa bersalah hahahahaa :))

Alhamdulillah, pulang dari IFW dompet aman, karena suasana crowded bikin aku malas belanja (emang udah niat nggak belanja sih :p)