Senin, 16 Februari 2015

Sore Romantis di Berlin Zoo

Assalamu'alaikum :)

Lanjutan hari kedua tur di Berlin, ada waktu bebas dari jam 3 hingga jam 5 sore. Sebagian peserta tur di-drop di Hard Rock Cafe Berlin untuk bersantai (di seberang Hard Rock katanya juga ada gereja, bisa dikunjungi bagi yang ingin ibadah atau melihat-lihat). Aku, suami, dan ipar memilih untuk wisata ke Berlin Zoo karena kan ada N - cari objek wisata yang edukatif. Untungnya mas Pewe, Tour Leader dari Avia baik banget, kami diturunkan tepat di depan zoo sementara bus lanjut ke Hard Rock :D
Ke Zoo ini atas rekomendasi local guide (sorry Mr! I forgot your name >_<), sekalian dia mau pulang, kita dibantu beli tiket masuk.
Penasaran donk gimana rasanya masuk ke kebun binatang outdoor, pas winter pula. Harga tiket masuk ke Zoo untuk dewasa €12.50, sementara anak di bawah 6 tahun gratis!

Sore-sore musim dingin, kebun binatang di tengah kota ini sepi. Matahari terbenam pukul 4 sore, jadi waktu kami sampai di sana, langit sudah mulai merah, tanda ia bersiap sunset. Ditambah dengan pemandangan pohon-pohon yang sudah nggak berdaun, gimana nggak romantisssss kedinginan berdua suamik gini :))))
Bagi yang penasaran OOTD sebelum saya jadi buntelan bantal begini, monggo klik post ini. Yeppp hawa sorenya beku banget! Lupakanlah dandanan modis!
Namun semua keromantisan itu hilang begitu masuk... kandang gajah.


Bauuuuu! Campuran bau t*i gajah dengan rerumputan lembab makanan gajah :)) Saking nggak kuat baunya, aku tahan napas, jepret bentar, lalu lari terbirit-birit keluar kandang meninggalkan suami dan para ipar. Duh jangan-jangan tanda-tanda hamil muda ya sensitif sama bau-bauan *padahal belum hamil *eaaa geer banget

Jadi, di musim dingin, beberapa hewan yang nggak tahan dingin (terutama hewan dari negara tropis) dimasukkan ke kandang khusus. Kandangnya besar dan manusiawi kok (hmmm istilah manusiawi buat hewan apa ya? Berperikebinatangan?).

Kalau flamingo sih tetep dibiarkan bebas di luar. Ain't they pretty in pink???

Bertemu Orang Utan Gondrong

Salah satu yang paling berkesan di Berlin Zoo adalah ketika masuk lokasi hewan primata. Ada makhluk besar gondrong, yang mukanya nggak asing. Kayaknya pernah kenal deh.


Meet the orang utan! 
Orang utan Berlin Zoo
Ciluuuukkk...
Baaaa...
Orang utan Berlin Zoo
Speechless. Orang utan kan asli Indonesia ya. Tapi seumur-umur baru kemaren itu lihat yang gondrongnya ngalah-ngalahin pel-pelan. Aku takjub ngeliatin dia jalan berputar-putar di kandangnya, tiap jalan rambutnya menyapu lantai. Dalam hati nggak tega, kok kasihan ya, dilihatin orang, dipotret-potretin (termasuk aku motret huhuhu). Kebayang nggak sih kalo kamu dimasukin ke kotak kaca lalu dijadikan bahan tontonan?

Tapi mungkin dengan masuk ke kebun binatang gini, hidupnya lebih terjamin. Diberi makan, dirawat dengan baik. Bisa jadi kalau di alam liar dia diburu :(

Oiya, di foto, si orang utan nggak kelihatan besar ya. Padahal aslinya besaaaarrrrr banget. Mendadak inget film King Kong deh.

Pemandangan Indah di Berlin Zoo

Karena harus move on, nggak mungkin aku terus-terusan merenung lihatin orang utan. Lanjutlah kami jalan-jalan ke luar lagi. Let's enjoy the scenery!

Akhirnya jam 4an sore matahari terbenam. Foto-foto nggak ada yang bagus lagi karena gelap, dan di dalam zoo nggak ada lampu menyala. Bagus juga sih, jadi mendekati suasana alam yang sesungguhnya, nggak bikin para binatang bingung cahaya.

Hawa makin nyelekit dingin, kami pun bergegas keluar kebun binatang dan mampir toko souvenir di luar zoo untuk menghangatkan badan. Oiya, toko souvenirnya bukan miliknya zoo, jadi nggak ada pernak pernik ala hewan bonbin. Bye bye Berlin Zoo. It was a nice experience to visit you :)