Kamis, 11 April 2013

Dubai Part 3: Dubai Heritage, Aquarium, and Live!

Assalamu'alaikum! Horeeee ini postingan terakhir tentang Dubai :D

Old Bastakiya
I've fallen in love walking at the Old Bastakiya, so I took another chance to explore it more :) Banyak bangunan di Bastakiya, ada kantor pengembangan arsitektur Dubai, ada Library, ada cafe, ada hotel-hotel unik juga. Kita bisa masuk-masuk ke bangunannya!

Naik ke tingkat 2 salah satu bangunan..

Ada juga museum koin! Lucunya, display koin kuno-nya bisa diputar-putar, jadi tau bolak-baliknya kayak apa ^^ 
Tangan dilukisi Henna waktu di Desert Safari

Ada kafe lucu! Sayaaang jalan-jalannya sendirian, mau ngopi cantik ama siapaaa? T_T

Restoran Bastakiyah Night. Suasananya juga asik. Tapi makanannya lumayan mahal, siapin sekitar > Rp 150ribu lah kalo mau makan di sini.

Inside Bastakiyah Night Restaurant.

Random door at random building...

Karya seni! Ada kaligrafi & kerajinan tangan lainnya.


Berjalan-jalan di Tepi Dubai Creek, Heritage Village
Menyusuri sekitaran Dubai Creek, suasananya menarik sekali. Pemerintah di Dubai mengembangkan kawasan tersebut jadi semacam wisata kultural yang ramah buat turis. Dari Old Souk, jalan teruuus aja ke arah Heritage Village. Banyak kafe di tepi sungai yang romantis, tempat bule-bule berbincang sore, ngopi santai, makan roti naan, hingga masakan yang mewah & menghisap shisha.


Banyak site yang sengaja dibangun untuk dikunjungi wisatawan, dari Heritage Village, Fishing Village, Museum Kaligrafi... Gratis! Ada juga bekas rumahnya pemimpin Dubai, dijadiin situs sejarah + museum. Masuknya kalo nggak salah 1 dirham...

You'll see lots of these kind of buildings :)

Semuanya ramah untuk turis, dan nggak ada preman / pengemis / sampah / apapun yang mengganggu pengalaman sebagai turis. *takjub*

Dubai Aquarium
Seperti janji di postingan Dubai Part 1, ini dia review Dubai Aquarium. Terletak di dalam Dubai Mall, kalo mau masuk ke tunnel-nya harus bayar 80 dirham. Bisa lebih mahal kalau mau nambah paket "nyelam" atau "ngasih makan ikan".

Ealaaaah ternyata tunnel-nya pendek! Masih mending di Seaworld Jakarta bok... Panjang tunnel sama dengan lebarnya panel kaca akuarium yang bisa dilihat di luarnya, gratis pula. I've anticipated this, since I've read Tripadvisor's review on the aquarium, but hubby felt a lot disappointed.
Yah berhubung sudah bayar, mari kita nikmati sajaaa...

Untungnya, tiket masuk ke Aquarium sudah di-bundle dengan tiket masuk Rainforest Underwater Zoo, 2 lantai di atas Dubai Aquarium. Pretty fun!
The Underwater Zoo. It saved my 80 dirhams experience.

Colorful corals! Buat yang belum pernah diving, asik juga liat beginian :p

Ikan dory nih, temennya Nemo :p

Just keep swimming, just keep swimming...

Alhamdulillah! Seru juga di sini.

Review:
Time needed to finish Aquarium Tunnel + Underwater Zoo: 1,5 - 2 hours
Recommended? Depends on your budget. If no budget, leave it. You can see the aquarium outside the tunnel for free. But if you have extra money, visiting can be fun, too :)

Another Interesting View of Public Area in Dubai...

Saya juga sebelumnya nggak kebayang, jalan-jalan di Dubai sendirian (tentunya di waktu siang yaaaa, kalo malam kan ada suami). Tapi, so far sih AMAN! Cuma pernah 1 kali semacam diajak ngobrol ama bapak-bapak Arab yang ngajak minum kopi =__= Menghindar sajalah. Harusnya backpacker sejati membaur dengan orang lokal ya?? Tapi takuuuut huahahahahh. Anyway kotanya nyaman untuk jalan-jalan. Pedestrian walk is everywhere, including trees & bushes:

Ini taman di sebelah Union Metro Station. Siang-siang suka ada yang tidur di bawah pohon. Sejuk!

 Banyak juga dijumpai taman umum begini di sampingnya trotoar a.k.a pedestrian walk.

Yang lucu, kalo malam, ibu-ibu Chinese banyak yang senam di taman umum, terus bapak-bapak India & Arab pada nontonin. Bukan bermaksud rasis yaaa, tapi lihatlah ini:

Huehehehehee, seger ya pak?

Lalu tentang Metro Station kereta supercepat. Metro Station di Dubai dibangun dengan apik & full AC. Berasa di mall! 
Di Union Metro Station

(Kalau nggak salah) di Al Ghubaiba Metro Station

Dan ternyataaa, Dubai memang cantik untuk dikunjungi :) Sekian dulu postingan tentang Dubai. Sampai ketemu lagi di artikel jalan-jalan selanjutnya :D

*ini artikel nggak ada klimaks-nya yah hahaha*

TAMAT