Rabu, 20 September 2017

5 Hal Yang Wajib Dilakukan Saat ke Manado

Assalamu’alaikum pembaca!
Bukan rahasia kalau Indonesia menyimpan kekayaan alam dan budaya yang sangat indah. Di antara ribuan pulau yang dimiliki Indonesia, ada Sulawesi yang belum pernah kukunjungi. Ada kota menarik apa sih di Sulawesi?


Manado, ibu kota Sulawesi Utara, adalah salah satu kota yang wajib dikunjungi di Sulawesi. Pada Bulan Oktober mendatang, akan ada rangkaian festival mulai dari Gelar Tarian Selendang Biru, Manado Easter Show, Manado Cantate, Internasional Choir Festival, Manado Extreme Adventures Tourism, Internasional Trail Running dan Hasher Internasional di Kawasan Hutan Lindung Gunung Tumpa Manado. (Sumber: travel.detik.com) Menarik, bukan?

Nah, kalau kamu mau berwisata ke kota Manado, hal apa aja sih yang wajib dilakukan di sana? Ini dia 5 Hal Yang Wajib Dilakukan Saat ke Manado :)

Kamis, 14 September 2017

Pengalaman ART Menginap, Pulang Pergi, dan Go Clean

Assalamu'alaikum!

Alhamdulillah, mulai bulan lalu, aku merasakan kembali adanya ART di rumah setelah beberapa bulan mengerjakan semuanya sendiri di rumah. Rasanya... lega! Meskipun bu asisten hanya datang beberapa jam tiap harinya (2-4 jam tergantung banyaknya setrikaan :D), dan weekend pun diliburkan, aku cukup terbantu sekali menghemat tenaga beberapa jam untuk bisa lebih tenang menemani Z bermain.
Dulu pernah nyewa pagar mainan sebelum ditinggal ART mudik. Kirain Z bakal anteng main di sini dan aku mengerjakan pekerjaan rumah dengan tenang. Ngimpi!! Bocahnya gak mau dikurung. Sebulan kemudian pun pagar ini dikembalikan :))

Ya, tanpa ART, segala kerjaan rumah tangga seperti ngepel, jemur baju, cuci piring, masak dan lainnya harus aku curi waktu sambil bermain dengan Z, kadang sambil menggendong pula. Beberapa kali pun setrikaan terpaksa aku sub-kontrakkan ke laundry kiloan (dekat rumah ada jasa setrika Rp 5.500 per kilo... Lumayan buat baju-baju kantor suami dan baju pergi). Kalau nggak gitu, energiku habis, ujung-ujungnya sering begadang, dan jadi gampang sakit.

Makanya aku salut banget sama ibu-ibu yang ngerjain semuanya di rumah. Terutama ibu-ibu di tanah rantau yang sambil jaga anak, ngurus semua printilan rumah tangga tanpa bantuan!

Jumat, 25 Agustus 2017

Selang-seling Kegiatan Anak (Family Project #11)

Assalamu'alaikum!

Masih dalam Tantangan 10 Hari kelas Bunda Sayang yang kuikuti sekarang mengenai Family Project, pada akhirnya ketahuan deh kalau project keluarga kecil kami fokusnya ada pada kegiatan anak :)

Di usia Z menjelang 21 bulan, dia lagi giat belajar bicara, rasa ingin tahunya makin tinggi, inginnya eksplorasi segala macam. Sekarang dia lagi suka buka kunci pintu sendiri, naik mobil sendiri tanpa dibantuin, dorong-dorong stroller ke taman (bukan naik stroller hahaha), dan masih banyak lagi.
Tentunya butuh perhatian ekstra buat ibuk yang sehari-hari di rumah sama Z. Kerjaan rumah seringkali terbengkalai karena Z maunya ditemani main :)) kalau kepepet ya disambi mengerjakan sama Z. Tapi ngerjakan aktivitas bareng juga bermanfaat buat Z 'kan, sebagai sarana ia belajar.

Kemarin Z sudah main aktif banget di IKEA. Jadi hari ini ibu putuskan kami di rumah aja. Lumayan, Z bisa tidur siang hingga 2 jam di rumah.

Lalu kegiatan lainnya apa aja?

Kamis, 24 Agustus 2017

'Playground' Gratis di IKEA Untuk Toddler (Family Project #10)

Assalamu'alaikum! Hari ini bapake masih dinas, tapi ada kakung sama uti yang datang dari Surabaya. Tujuan kakung uti mau ke Mangga Dua dan IKEA untuk mencari beberapa barang kebutuhan usahanya di Surabaya. Dapat dipastikan dengan tujuan tersebut, pulangnya malam. Aku dan Zaki diajak menemani, karena kalau nggak ikut, kapan lagi ketemu kakung utinya. Tak lupa aku bawa cemilan yang banyak buat Z: sereal sebagai camilan, roti bakar, nasi dan lauk seadanya buat bekal kalau kepepet.


Alhamdulillah di jalan Zaki cukup kooperatif. Meski macet hampir 2,5 jam ke Mangga Dua, kami menikmati perjalanan dengan melihat aneka kendaraan dan bangunan, plus Z sempat tidur 1 jam. Di Mangga Dua pun ternyata Z bisa menikmati. Kalau bosan, mulai deh main naik turun eskalator sama kakung.

Sampai di IKEA, hari sudah sore banget. Uti masih harus cari banyak barang untuk keperluan kantornya di Surabaya. Aku putuskan kami berpisah aja, aku dan Z ke bagian mainan anak-anak, kakung uti cari barang belanjaan.

Woalaaah ternyata di bagian mainan anak, Z senang bukan main! Segala boneka dipeluk satu-satu. Tenda dimasukin. Kursi kecil didudukin. Main masak-masakan. Main kasir-kasiran (kalkulator kasir dijejer-jejer). Merangkak di terowongan. Hampir 2 jam rasanya ibuk nemenin Z main di sana :D

Alhamdulillah Z ga minta beli mainan. Juga ga minta bawa pulang mainan apapun. Dari kecil memang Z gak diajarin konsep 'ayo beli mainan di toko mainan', tapi lebih ke 'silakan main-main di toko mainan' (khusus mainan yang dipajang yaaa).

Aku belajar teknik ini dari kakak ipar sih. Anaknya ga pernah tantrum karena minta beli mainan di toko mainan. Di mindset si anak, toko mainan bagaikan playground. Mau mainin ya main di toko aja.

Jadi aku coba juga deh, dari jaman Z kecil, aku sukanya beli mainan pas nggak ada Z. Nanti mainan tersebut diberikan ke Z di rumah. Kalau ke toko mainan, sebut saja ELC yang mainannya mahal-mahal itu, kubiarkan saja dia main bebas di permainan yang dipajang buat contoh. Sampe puas deh! Pernah pengalaman lihat Z main seru banget salah satu mainan, lalu kubelikan aja, ehhh sampai rumah nggak dimainin. Hiks =_="

Oiya, karena dia suka mainin barang di toko mainan, kadang ditawarkan beli pun si bocil ngga mau lho. 
"Mau beli ini nggak Z?" 
"Endaaakkk..." 
"Kalau yang ini?"
"Endaaaaaaaakkk..."

Pernah juga kejadian dia kutawarkan mainan di toko, ehhh malah merajuk minta beli 2 mainan yang sama persis. "Dua!!! Samaaa!!!" Katanya. Karena dia lagi suka ngumpulin barang-barang 'kembar' di rumah, misalnya botol sampo yang sama, lalu balok-balok yang sama, dll. Yah masa ibu beli 2 mobilan yang sama T_T Akhirnya ya gak kubeliin, tapi Z jadi marah-marah keingetan mainan satunya yang nggak jadi dibeli. Lha wong mainannya sama :))) Ibu gak beliin lah.

Balik lagi ke kisah main hari ini di IKEA, alhamdulillah Zaki seneng banget mainnya! Puas! Apalagi hari ini weekdays, IKEA lumayan sepi. Kalau weekend, pasti rame rebutan mainan sama anak kecil lain. Serunya di IKEA, semua mainan yang dijual ada yang dipajang dan boleh dimainkan sesuka hati. Zaki main semua ini:


MOTORIK KASAR
1. Main keluar masuk terowongan tenda dengan merangkak. Merangkak ini bagus lho buat latihan keseimbangan, pengaruhnya baik juga ke salah satu bagian otak (lupa nama bagiannya, nanti dibrowsing lagi).
2. Naik turun kursi dan kasur pajangan :p


MOTORIK HALUS
1. Main memasukkan bentuk balok ke rumah-rumahan kayu
2. Pencetin segala macam tombol yang bisa dilihat (di kompor-komporan, di mainan mesin kasir)



ROLE PLAY (Kreativitas & Imajinasi)
1. Main masak-masakan (gak cuma anak cewek kan yang boleh masak? Anak cowok juga harus bisa masak lho, karena lifeskill!)
2. Main kasir-kasiran


Seru banget ya nak di IKEA! Nanti gedean lagi bisa main di Smaland di lantai dasar, tempat buibuk bisa nitipin bocah 30 menit hehehe. Kalau sekarang sih masih belum bisa, karena Z pasti nyariin emaknya :D

PS: Karena tampaknya Z kecapekan main, bobok malamnya jadi sering kebangun-bangun terus... Ibuknya harus ngelonin terus deh :D Besok istirahat yaaa naaaak... Besok bapak pulang dinas ^^

#MyFamilyMyTeam #Tantangan10Hari #Day10 #Level3 #KuliahBunsayIIP

Selasa, 22 Agustus 2017

Jenis Bra Menyusui yang Perlu Busui Tahu

Assalamu'alaikum, Busui!

Kalau kamu bukan calon ibu / ibu hamil / menyusui, skip aja deh postingan kali ini, karena aku mau membahas serba-serbi... ehem... nursing bra a.k.a bra menyusui! Maksudnya, bapak-bapak ga usah baca hihihi (kecuali mau beliin istri, boleh lah).


Kenapa sih topik ini penting untuk dibahas? Karena, ternyata bra menyusui itu sangat banyak jenisnya. Serius deh waktu pertama kali aku hunting bra menyusui di masa hamil, aku bingung dengan bra yang ditawarkan di pasaran. Mau beli model apa, ukurannya gimana. Nanti aku bahas juga tips-tips seputar bra menyusui ini. Semangat menyusui, ya moms!

Kegiatan Sederhana (Lagi) Untuk Toddler (Family Project #9)

Assalamu'alaikum!

Beberapa hari terakhir ini, aku dan Z banyak menghabiskan hari di rumah saja. Selain karena sekarang tiap pagi ada bu ART pulang pergi (bersih-bersih dan menyetrika), juga karena sepertinya tiap weekend kami terlalu banyak aktivitas dan perjalanan sehingga butuh recharge istirahat di rumah selepas weekend.

Kegiatan Rumahku, PAUD-ku sederhana saja. Kegiatan sehari-hari seperti ini, yang kalau aku pikir-pikir, sepertinya banyak manfaatnya juga :D

1. Lepas pasang Stiker - Bukan Permainan Biasa!

Ibu punya stok stiker dinding dari tahun 2013 yang belum ditempel-tempel juga. Kelebihannya stiker dinding, kalau ditempel dimanapun nggak meninggalkan bekas lem. Cocok banget lah buat menyalurkan hasrat Z yang pengen tempel-tempel.

Untuk anak seusia 21 bulan seperti Z, sepertinya masih terlalu dini untuk mengajarkan estetika tata letak stiker. Jadi ibu biarin aja dia nempel sesukanya, meskipun ditempelnya tumpuk-tumpuk. Dalam hati ibu pun gemes pengen mengarahkan supaya posisi nempelnya agak bagusan dikit, tapi ibu tahan-tahan hahahahaaa.