Rabu, 07 Desember 2016

Crafting: Dari Hobi Jadi Inspirasi

Assalamu'alaikum!
Beberapa bulan terakhir, aku merasa seperti nggak jadi diri sendiri. Rasa-rasanya ada bagian yang kurang dalam hidupku. Aih dramatis ya. Apakah bagian yang kurang itu? Ohhh, ternyata perasaan ini muncul karena aku lama nggak melakukan hobi crafting!


Sebegitu pentingnya peran hobi dalam kehidupan, seperti 'vitamin' untuk kesegaran jiwa. Melakukan hobi bisa melepas penat. Bikin hati senang. Bisa menjadi sumber penghasilan. Bahkan, bisa jadi inspirasi buat orang lain. Maka bersyukurlah orang-orang yang masih bisa menyelipkan hobi di tengah kesibukan. Atau bahkan, menjadikan hobi sebagai pekerjaan sehari-hari.

Menurutku, sebuah hobi dapat menjadi inspirasi apabila hobi tersebut di-sharing dengan orang lain. Caranya bisa dengan berkumpul dengan orang-orang yang memiliki hobi serupa sehingga dapat berbagi ilmu. Atau, dengan membagikannya di media sosial agar dapat menginspirasi orang lain yang memiliki minat sama.

Dulu, blog ini menjadi tempat aku menuangkan kreativitas. Saat aku mulai menulis blog di tahun 2009, masih sedikit orang yang memiliki blog. Platform untuk berbagi inspirasi pun masih langka. Tak jarang aku mendapatkan komentar dari pengunjung blog, bahwa isi blog-ku sangat menginspirasi mereka. Senang banget rasanya, kalau ada yang bilang seperti itu. Seolah hidupku jadi lebih bermanfaat, hihihi. Lebay tapi emang bener lho.

Apa aja sih hasil kreativitas yang pernah aku share di blog? Mari bernostalgia :D

Jumat, 18 November 2016

Drama di Balik DIY First Birthday Baby Z

Assalamu'alaikum!


Ibu mana yang nggak bahagia, ketika bayi kecilnya menginjak usia 1 tahun? Bagiku yang sempat mengalami baby blues, rasanya dulu nggak kebayang si bayi bakal secepat ini gede. Kirain kerjaan sehari-hari bakal cuma nyusu-pup-ganti popok, ehhhh sekarang tingkah polahnya udah nggak terkendali. Wes nduwe karep dewe! Merangkak sana sini, naik tangga, gak mau dicuekin, minta cemilan, suka mainin remote dan banting-banting HP (maafkan kalo sekarang jadi susah dihubungi, soalnya baru bisa pegang HP kalo bayi bobok!) :D

Nah beberapa minggu sebelum ultah si bocah, aku sempat galau nih, mau bikin perayaan / syukuran atau enggak? Karena ada pro kontra soal pesta ultah. Takut boros lah, bayinya belum ngerti lah, nggak ada sunnahnya lah. Tapi di sisi lain, milestone 1 tahun ini sayang juga kalo nggak ada foto-fotonya. Banyak perubahan lho untuk bayi di usia 1 tahun. Contohnya, udah bisa pake baju anak umur 1 tahun dia udah boleh bebas makan seperti orang dewasa. Halo gula garam, kamu sudah halal! (Errrr, sebelumnya sih udah kena gulgar juga kok dalam bentuk biskuit bayi). Cuma, maksudnya, di usia 1 tahun ini, gula garam sudah boleh diberikan dalam batas wajar. Madu sudah boleh dimakan. Susu sapi sudah boleh diberikan.

Sampai akhirnya di H-2 sebelum ultah baby Z, aku memutuskan mau bikin acara pepotoan kecil-kecilan di rumah. You know, cuma sekedar potong kue ultah di depan dekor unyu buat foto.

Rabu, 26 Oktober 2016

Drama ASI #3: Milk Blister, Mastitis, dan Nasihat Abang Gojek

Assalamu'alaikum!

Kupikir, kunjungan ke klinik laktasi cuma urusan di awal-awal lahiran aja. Ternyata di usia bayiku yang 11 bulan, aku harus kembali menemui dokter laktasi.

Masalahnya adalah pada suatu hari, payudara kananku terasa nyeri ketika dibuat menyusui. Saat kuteliti, ada bintil seperti jerawat di ujung puting! Bintil itu berwarna putih. Yaaaa seperti jerawat matang T_T Sakitnya jangan ditanya. Saat disusui, aku harus menahan tangis huhuhu...

Setelah browsing, aku yakin bintil ini bernama Milk Blister. Asalnya dari sumbatan ASI. Di sebagian payudara memang terasa ada gumpalan keras. Bisa terjadi karena ASI nggak dikosongkan (sehingga sisa-sisa ASI menyumbat saluran air susunya), atau karena tekanan (misal pemakaian bra yang terlalu ketat) - kalau dalam kasusku sepertinya karena aku menyusui sambil tiduran, jadi bagian payudara ada yang tertekan ke kasur.

Senin, 24 Oktober 2016

Review Wardah DD Cream & Dark Color Intense Matte Lipstick

Assalamu'alaikum!

Bulan lalu aku dikirimi produk Wardah DD Cream oleh Sociolla. Pikirku, apaan nih DD Cream? Baru juga pakai BB cream, belum coba CC cream, eh udah ada DD cream aja. Bagi pecinta produk beauty, DD cream tentu udah nggak asing lagi. Tapi bagi aku, emak-emak rumahan yang jarang dandan, pentingkah punya DD cream segala??


Terus, aku juga punya 2 lipstik Intense Matte keluaran Wardah yang lagi ngetren. Aku pilih shade warna gelap, yaitu Choco Town dan Lady Burgundi, supaya kelihatan kekinian :p Cocok nggak ya di aku? Tahan lama nggak ya? Recommended gak ya?

Selasa, 11 Oktober 2016

Jalan-jalan di Tarakan dalam 1 Hari

Alhamdulillah setelah menempuh perjalanan panjang bersama si bayi ke Tarakan, kami bisa beristirahat di hotel Swiss-Belhotel. Hotel kuno, yang konon sudah paling bagus di Tarakan hehehe.

Hari pertama di Tarakan, aku dan baby Z main ke rumah oom S & tante N dari pihak suami, sementara pak suami kerja. Hari kedua, suami sudah selesai pekerjaannya. Kami sekeluarga diajak city tour oleh oom S dan tante N.

Karena ada Jum'atan dan beberapa hal lain, kami baru cabut dari rumah sekitar pukul 3 sore. Walah sebentar juga sudah magrib yakkk :p Cukupkah waktu sesingkat itu untuk berkeliling Tarakan??

Rabu, 05 Oktober 2016

Pantyliner? Yay Or Nay?

Assalamu'alaikum.

Aku termasuk salah seorang pengguna setia produk pantyliner. Gara-gara tiap bulan menjelang menstruasi, pasti daerah sana terasa lembab. Hari biasa pun jika aktivitas sedang padat, keputihan sering datang. Bagi yang tau rasanya keputihan, risih banget 'kan! Rasanya pengen segera ganti pakaian dalam, tapi tentu repot apalagi kalau sedang bepergian.


Kebutuhanku terhadap pantyliner makin menjadi-jadi ketika aku hamil tahun lalu. Perubahan hormon bikin aku keputihan parah, sampai stress karena lembab luar biasa. Kalau harus ganti pakaian dalam, mungkin aku bisa menghabiskan 10 potong dalaman dalam sehari. Ya, separah itu! Aku sempat minta obat ke obgyn, sembuh agak bersih sekitar 2 minggu, lalu si putih kembali lagi. Akhirnya aku pasrah deh. Aku terima aja, kalau keputihan ini ada bersamaku selama hamil. Sepanjang kehamilan, aku bergantung pada pantyliner untuk menjaga area 'sana' tetap kering.

Dulu, aku sempat malu ketika harus pakai pantyliner. Apa semua wanita mengalami 'lembab' yang sama, atau cuma aku yang nggak bisa jaga kebersihan? Perasaan segala tips mencegah keputihan sudah dilakukan, seperti melap kering area kewanitaan setiap habis dari kamar kecil. Eh, ternyata yang butuh pantyliner bukan cuma aku lho! Blogger hits Fifi Alvianto juga setia menggunakan pantyliner, karena praktis di tengah aktivitas yang segudang, curhatnya di event Unicharm Pure Style Gathering.

Baca terus ya untuk tau kenapa kita butuh pantyliner, dan apakah pakai pantyliner itu aman bahkan untuk bumil?